alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Mudahkan Akses Kurda, Delta Artha Tambah 2 Kantor Kas Tahun Depan

SIDOARJO – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik Pemkab Sidoarjo Delta Artha, tahun ini telah menambah kantor kas di wilayah Kecamatan Tulangan, Sukodono dan Kecamatan Balongbendo. Dengan penambahan ini BPR sudah memiliki 10 kantor kas.

Direktur BPR Delta Artha Sofia Nurkirsnajati Atmaja mengatakan, setiap tahun pihaknya terus memperluas kemudahan akses di seluruh kecamatan melalui penambahan kantor kas baru.

Sofi merinci saat ini tersisa 8 kecamatan yang belum memiliki kantor kas. Di antaranya Kecamatan Waru, Gedangan, Buduran, Tanggulangin, Prambon, Wonoayu, Krembung dan Jabon. “Kecamatan Buduran belum ada. Karena dekat dengan kantor pusat,” katanya Minggu (12/12).

Sementara itu tahun depan pihaknya telah merencanakan kantor kas akan dibangun di Kecamatan Waru dan Gedangan.

Menurut Ketua Perhimpunan Bank Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida) itu, kantor kas masih dibutuhkan masyarakat ditengah kemudahan  akses transaksi non tunai.

“Apalagi dengan wewenang mengelola dana desa, jadi banyak diakses masyarakat. Terutama di masa pandemi ini ya, ada bantuan langsung tunai jadi layanan harus semakin kita dekatkan,” terangnya.

Dengan adanya kantor kas BPR ini, diharapkan mampu membantu warga dalam mendapatkan kredit ringan sehingga bisa membantu perekonomian warga supaya lebih baik lagi.

Dia mengemukakan, dengan adanya kantor cabang tersebut, para calon nasabah juga tidak perlu lagi untuk meminjam dan menyimpan uangnya di kantor BPR Delta Artha pusat yang ada di Kota Sidoarjo.

Apalagi untuk mengakses kredit usaha rakyat daerah (KURDA) bisa di seluruh kantor cabang. Dimana modal murah dengan bunga 3 persen per tahun yang digeber Pemkab Sidoarjo telah dinikmati usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sampai November lalu, penyaluran kredit untuk UMKM sudah menembus angka Rp 20 miliar dengan jangkauan penerima mencapai hampir 850 UMKM di Sidoarjo. (rpp/nis) 

SIDOARJO – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik Pemkab Sidoarjo Delta Artha, tahun ini telah menambah kantor kas di wilayah Kecamatan Tulangan, Sukodono dan Kecamatan Balongbendo. Dengan penambahan ini BPR sudah memiliki 10 kantor kas.

Direktur BPR Delta Artha Sofia Nurkirsnajati Atmaja mengatakan, setiap tahun pihaknya terus memperluas kemudahan akses di seluruh kecamatan melalui penambahan kantor kas baru.

Sofi merinci saat ini tersisa 8 kecamatan yang belum memiliki kantor kas. Di antaranya Kecamatan Waru, Gedangan, Buduran, Tanggulangin, Prambon, Wonoayu, Krembung dan Jabon. “Kecamatan Buduran belum ada. Karena dekat dengan kantor pusat,” katanya Minggu (12/12).

Sementara itu tahun depan pihaknya telah merencanakan kantor kas akan dibangun di Kecamatan Waru dan Gedangan.

Menurut Ketua Perhimpunan Bank Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida) itu, kantor kas masih dibutuhkan masyarakat ditengah kemudahan  akses transaksi non tunai.

“Apalagi dengan wewenang mengelola dana desa, jadi banyak diakses masyarakat. Terutama di masa pandemi ini ya, ada bantuan langsung tunai jadi layanan harus semakin kita dekatkan,” terangnya.

Dengan adanya kantor kas BPR ini, diharapkan mampu membantu warga dalam mendapatkan kredit ringan sehingga bisa membantu perekonomian warga supaya lebih baik lagi.

Dia mengemukakan, dengan adanya kantor cabang tersebut, para calon nasabah juga tidak perlu lagi untuk meminjam dan menyimpan uangnya di kantor BPR Delta Artha pusat yang ada di Kota Sidoarjo.

Apalagi untuk mengakses kredit usaha rakyat daerah (KURDA) bisa di seluruh kantor cabang. Dimana modal murah dengan bunga 3 persen per tahun yang digeber Pemkab Sidoarjo telah dinikmati usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sampai November lalu, penyaluran kredit untuk UMKM sudah menembus angka Rp 20 miliar dengan jangkauan penerima mencapai hampir 850 UMKM di Sidoarjo. (rpp/nis) 

Most Read

Berita Terbaru


/