alexametrics
28 C
Sidoarjo
Monday, 16 May 2022

Awas Dehidrasi, BMKG Prediksi Agustus Masuki Puncak Kemarau

SIDOARJO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda memprediksi puncak kemarau 2021 terjadi pada Agustus ini. Khususnya di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. Sehingga kondisi cuaca akan didominasi cerah berawan.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, kondisi cuaca di Surabaya dan Sidoarjo diprediksi akan didominasi cerah berawan sebesar 95 persen. Sementara terjadinya hujan ringan hanya sebesar 5 persen.

“Sementara untuk suhu udara maksimum bisa mencapai 36 derajat celcius dan suhu minimum dapat mencapai mencapai 20 derajat celcius,” katanya.

Masyarakat pun diminta agar waspada atas kemungkinan terjadinya peningkatan angin dan peningkatan suhu saat siang hari. Tak hanya itu, angin akan didominasi angin timur tenggara dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer perjamnya.

Meski demikian, sebagian wilayah di Jawa Timur diprediksi masih akan mengalami potensi hujan. Hal tersebut dapat terjadi akibat gelombang atmosfer. Sehingga warga diminta waspada terhadap angin kencang yang terjadi akibat astmosfer bertekanan tinggi di benua Asutralia.

“Usahakan minum air yang cukup agar kebutuhan air dalam tubuh terpenuhi agar tidak mengalami dehidrasi,” jelasnya.

Sementara dari hasil catatan BMKG, Juli lalu angin didominasi dari arah timur. Kecepatan angin dengan frekuensi terbanyak mencapai 6 sampai 10 knot. Namun kecepatan angin maksimum dapat mencapai 16-20 knot. (far/vga)

 

SIDOARJO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda memprediksi puncak kemarau 2021 terjadi pada Agustus ini. Khususnya di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. Sehingga kondisi cuaca akan didominasi cerah berawan.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, kondisi cuaca di Surabaya dan Sidoarjo diprediksi akan didominasi cerah berawan sebesar 95 persen. Sementara terjadinya hujan ringan hanya sebesar 5 persen.

“Sementara untuk suhu udara maksimum bisa mencapai 36 derajat celcius dan suhu minimum dapat mencapai mencapai 20 derajat celcius,” katanya.

Masyarakat pun diminta agar waspada atas kemungkinan terjadinya peningkatan angin dan peningkatan suhu saat siang hari. Tak hanya itu, angin akan didominasi angin timur tenggara dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer perjamnya.

Meski demikian, sebagian wilayah di Jawa Timur diprediksi masih akan mengalami potensi hujan. Hal tersebut dapat terjadi akibat gelombang atmosfer. Sehingga warga diminta waspada terhadap angin kencang yang terjadi akibat astmosfer bertekanan tinggi di benua Asutralia.

“Usahakan minum air yang cukup agar kebutuhan air dalam tubuh terpenuhi agar tidak mengalami dehidrasi,” jelasnya.

Sementara dari hasil catatan BMKG, Juli lalu angin didominasi dari arah timur. Kecepatan angin dengan frekuensi terbanyak mencapai 6 sampai 10 knot. Namun kecepatan angin maksimum dapat mencapai 16-20 knot. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/