alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Ada Beras Kurang Layak di Waru, Bulog Langsung Ganti

SIDOARJO – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Surabaya Utara di Buduran bergerak cepat terkait penemuan beras bantuan sosial (bansos) berkualitas kurang layak di Desa Kedungrejo, Waru. Beras itu langsung diganti sebelum dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Desa Kedungrejo Nico Oktavian mengungkapkan, ada 17 karung berisi beras yang kualitasnya kurang layak. Beras itu menguning, bau dan menggumpal.

“Baru kali ini terjadi temuan beras bansos yang wujudnya kurang layak,” katanya, Rabu (11/8).

Dari temuan itu, Nico langsung melapor ke pemerintah daerah setempat. Termasuk pihak Bulog. Tujuannya untuk mendapat tindak lanjut. Karena, beras itu perlu diganti jika dibagikan kepada warga.

Sebagai pihak penyalur, Perum Bulog Cabang Surabaya Utara juga merespon cepat temuan tersebut. Beras langsung diganti sebelum dibagikan kepada KPM.

“17 karung sudah kami ganti. Mungkin karena terkena hujan,” kata Pimpinan Bulog Cabang Surabaya Utara, Nurjuliansyah Rachman saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo.

Dia menegaskan, Bulog segera mengganti beras jika ada kejadian serupa terulang kembali. Masyarakat juga bisa melapor jika menemukan beras yang kurang layak dari Bulog. “Kami akan segera meresponnya dengan cepat jika ada temuan lagi,” terangnya.

Diketahui, Bulog Cabang Surabaya Utara di Buduran juga menjadi salah satu pendistribusi beras bansos yang ditunjuk pemerintah pusat. Salah satunya adalah bantuan beras 10 kilogram untuk 83.419 KPM di Sidoarjo.

Bantuan dari pemerintah itu sebagai bentuk dukungan kepada warga di masa pandemi Covid-19. Paling tidak untuk meringankan beban warga terkait kebutuhan pokok di masa pandemi. (son/vga)

SIDOARJO – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Surabaya Utara di Buduran bergerak cepat terkait penemuan beras bantuan sosial (bansos) berkualitas kurang layak di Desa Kedungrejo, Waru. Beras itu langsung diganti sebelum dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Desa Kedungrejo Nico Oktavian mengungkapkan, ada 17 karung berisi beras yang kualitasnya kurang layak. Beras itu menguning, bau dan menggumpal.

“Baru kali ini terjadi temuan beras bansos yang wujudnya kurang layak,” katanya, Rabu (11/8).

Dari temuan itu, Nico langsung melapor ke pemerintah daerah setempat. Termasuk pihak Bulog. Tujuannya untuk mendapat tindak lanjut. Karena, beras itu perlu diganti jika dibagikan kepada warga.

Sebagai pihak penyalur, Perum Bulog Cabang Surabaya Utara juga merespon cepat temuan tersebut. Beras langsung diganti sebelum dibagikan kepada KPM.

“17 karung sudah kami ganti. Mungkin karena terkena hujan,” kata Pimpinan Bulog Cabang Surabaya Utara, Nurjuliansyah Rachman saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo.

Dia menegaskan, Bulog segera mengganti beras jika ada kejadian serupa terulang kembali. Masyarakat juga bisa melapor jika menemukan beras yang kurang layak dari Bulog. “Kami akan segera meresponnya dengan cepat jika ada temuan lagi,” terangnya.

Diketahui, Bulog Cabang Surabaya Utara di Buduran juga menjadi salah satu pendistribusi beras bansos yang ditunjuk pemerintah pusat. Salah satunya adalah bantuan beras 10 kilogram untuk 83.419 KPM di Sidoarjo.

Bantuan dari pemerintah itu sebagai bentuk dukungan kepada warga di masa pandemi Covid-19. Paling tidak untuk meringankan beban warga terkait kebutuhan pokok di masa pandemi. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/