alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Polresta Sidoarjo Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo mulai membagikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19, Minggu (11/7). Bantuan berupa sembako tersebut diberikan kepada warga yang terdampak akibat kebijakan pemberlakukan PPKM darurat.

Ratusan sembako dibagikan kepada warga di sejumlah lokasi. Mulai kawasan Alun-alun Sidoarjo, bundaran Taman Pinang Indah (TPI) hingga di jalan-jalan protokol di Sidoarjo dan pasar tradisional.

Tak hanya itu, kawasan stasiun, Terminal Purabaya, bawah layang Waru dan beberapa titik lainnya juga tak luput dari sasaran.

“Kami memahami dan mengerti dengan adanya PPKM darurat kebutuhan hidup akan semakin berat,” katanya.

Di kawasan Alun-alun Sidoarjo misalnya, bantuan diberikan untuk tukang becak hingga sopir angkutan umum. Sementara di Terminal Purabaya, paket sembako diberikan kepada sopir bus, pengemis hingga pengamen.

Pembagian paket sembako secara langsung dilakukan untuk menghindari kerumunan massa. Paket sembako berisi beras, mi instan, gula, minyak goreng, dan masker. Bantuan tersebut akan terus dibagikan selama masa PPKM darurat.

“Bantuan itu kami berikan untuk meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 dan kebijkan PPKM darurat,” ujarnya.

Saat membagikan sembako, anggota kepolisian juga meminta agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Bahkan warga juga diminta untuk tetap di rumah jika tak ada keperluan yang mendesak.

“Memang selama pandemi sampai sekarang penumpang menurun drastis. Kami memang sangat memerlukan bantuan seperti ini,” jelas Supardi, salah seorang sopir bus. (far/vga)

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo mulai membagikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19, Minggu (11/7). Bantuan berupa sembako tersebut diberikan kepada warga yang terdampak akibat kebijakan pemberlakukan PPKM darurat.

Ratusan sembako dibagikan kepada warga di sejumlah lokasi. Mulai kawasan Alun-alun Sidoarjo, bundaran Taman Pinang Indah (TPI) hingga di jalan-jalan protokol di Sidoarjo dan pasar tradisional.

Tak hanya itu, kawasan stasiun, Terminal Purabaya, bawah layang Waru dan beberapa titik lainnya juga tak luput dari sasaran.

“Kami memahami dan mengerti dengan adanya PPKM darurat kebutuhan hidup akan semakin berat,” katanya.

Di kawasan Alun-alun Sidoarjo misalnya, bantuan diberikan untuk tukang becak hingga sopir angkutan umum. Sementara di Terminal Purabaya, paket sembako diberikan kepada sopir bus, pengemis hingga pengamen.

Pembagian paket sembako secara langsung dilakukan untuk menghindari kerumunan massa. Paket sembako berisi beras, mi instan, gula, minyak goreng, dan masker. Bantuan tersebut akan terus dibagikan selama masa PPKM darurat.

“Bantuan itu kami berikan untuk meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 dan kebijkan PPKM darurat,” ujarnya.

Saat membagikan sembako, anggota kepolisian juga meminta agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Bahkan warga juga diminta untuk tetap di rumah jika tak ada keperluan yang mendesak.

“Memang selama pandemi sampai sekarang penumpang menurun drastis. Kami memang sangat memerlukan bantuan seperti ini,” jelas Supardi, salah seorang sopir bus. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/