alexametrics
29 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

Komisi D Imbau Pemuda Salurkan Hobi Positif, Bukan Ikut Balap Liar

SIDOARJO – Kalangan legislatif menyoroti aksi balap liar yang kerap dilakukan kelompok pemuda di bulan Ramadan. Jalan raya bukan tempat untuk memacu kendaraan layaknya para pembalap di sirkuit balap.

Untuk itu, Komisi D mendorong semua pihak agar bergerak bersama melakukan pengawasan. Tujuannya mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan.

“Harus terus digalakkan lagi dari dinas terkait untuk mengurangi balapan liar tersebut,” ujar anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Wisnu Pradono.

Untuk mencegah aksi tersebut terus berulang, dia menilai perlu ada solusi lain yang diberikan. Seperti mengadakan kegiatan balap resmi untuk menyalurkan hobi para pemuda. Pemuda diberikan wadah untuk menyalurkan hobinya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak anak muda untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan kreatif. Misalnya dengan membuat konten kreatif mulai dari lingkungan keluarga. “Energi yang dimiliki anak muda semestinya disalurkan pada kegiatan-kegiatan positif dan kreatif,” imbuhnya.

Wisnu menyebutkan, memulai kegiatan positif bisa dilakukan dengan menghasilkan karya-karya berbentuk digital. Sehingga ponsel yang saat ini mereka genggam dapat menjadi media pembelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi era digital 5.0.

Politikus PDIP tersebut menilai, melalui ponsel, mereka bisa membantu mempromosikan tempat-tempat wisata kepada dunia. Juga bisa membantu para pelaku UMKM dalam menjual produknya. Tentunya semua bisa dilakukan dengan menyajikan konten yang kreatif oleh anak-anak muda. “Tidak perlu peralatan mahal, cukup ponsel mereka digunakan, sudah bisa mendunia,” ujarnya. (nis/vga)

SIDOARJO – Kalangan legislatif menyoroti aksi balap liar yang kerap dilakukan kelompok pemuda di bulan Ramadan. Jalan raya bukan tempat untuk memacu kendaraan layaknya para pembalap di sirkuit balap.

Untuk itu, Komisi D mendorong semua pihak agar bergerak bersama melakukan pengawasan. Tujuannya mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan.

“Harus terus digalakkan lagi dari dinas terkait untuk mengurangi balapan liar tersebut,” ujar anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Wisnu Pradono.

Untuk mencegah aksi tersebut terus berulang, dia menilai perlu ada solusi lain yang diberikan. Seperti mengadakan kegiatan balap resmi untuk menyalurkan hobi para pemuda. Pemuda diberikan wadah untuk menyalurkan hobinya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak anak muda untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan kreatif. Misalnya dengan membuat konten kreatif mulai dari lingkungan keluarga. “Energi yang dimiliki anak muda semestinya disalurkan pada kegiatan-kegiatan positif dan kreatif,” imbuhnya.

Wisnu menyebutkan, memulai kegiatan positif bisa dilakukan dengan menghasilkan karya-karya berbentuk digital. Sehingga ponsel yang saat ini mereka genggam dapat menjadi media pembelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi era digital 5.0.

Politikus PDIP tersebut menilai, melalui ponsel, mereka bisa membantu mempromosikan tempat-tempat wisata kepada dunia. Juga bisa membantu para pelaku UMKM dalam menjual produknya. Tentunya semua bisa dilakukan dengan menyajikan konten yang kreatif oleh anak-anak muda. “Tidak perlu peralatan mahal, cukup ponsel mereka digunakan, sudah bisa mendunia,” ujarnya. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/