alexametrics
29 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

Penyelenggaraan Umrah dan Haji Tunggu Kepastian

SIDOARJO – Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo memastikan belum ada kepastian kapan pelaksanaan umrah akan kembali dibuka.

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, kebijakan itu secara otomatis membuat perjalanan umrah tak dapat dilaksanakan. Pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut.

“Tapi sampai dengan saat ini tidak ada laporan yang menyampaikan jamaah sidoarjo yang tidak pulang, jadi memang belum ada keberangkatan umrah,” kata dia, Selasa (9/2).

Sementara terkait dengan pendaftaran haji, pihaknya sudah membuka pendaftaran pada tahun ini. Sebab menurut Nasrudin, tidak ada penutupan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Jika melihat jumlah pendaftar selama Januari, mencapai 523 pendaftar haji.

Sementara untuk Februari, hingga kemarin mencapai 150 pendaftar. Artinya, sudah ada 673 pendaftar haji. Jumlah tersebut, kata Nasrudin masih separo dari jumlah rata-rata sebelum pandemi melanda. Meski begitu, pendaftaran dibuka setiap hari.

“Kami buka setiap hari, tapi memang kalau melihat jumlahnya tidak seperti saat sebelum pandemi Covid-19 yang sangat banyak,” ujarnya.

Nasrudin mengatakan, terkait pelaksanaan haji tahun ini, pemerintah juga menunggu keputusan Arab Saudi. Sebab pemerintah Arab Saudi sampai detik ini belum mengeluarkan kebijakan terkait dengan penyelenggaraan haji untuk tahun ini.

“Belum ada, jadi semua perkembangan memang dari Arab Saudi, pemerintah yang pasti menunggu itu,” jelasnya. (far/vga)

 

SIDOARJO – Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo memastikan belum ada kepastian kapan pelaksanaan umrah akan kembali dibuka.

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, kebijakan itu secara otomatis membuat perjalanan umrah tak dapat dilaksanakan. Pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut.

“Tapi sampai dengan saat ini tidak ada laporan yang menyampaikan jamaah sidoarjo yang tidak pulang, jadi memang belum ada keberangkatan umrah,” kata dia, Selasa (9/2).

Sementara terkait dengan pendaftaran haji, pihaknya sudah membuka pendaftaran pada tahun ini. Sebab menurut Nasrudin, tidak ada penutupan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Jika melihat jumlah pendaftar selama Januari, mencapai 523 pendaftar haji.

Sementara untuk Februari, hingga kemarin mencapai 150 pendaftar. Artinya, sudah ada 673 pendaftar haji. Jumlah tersebut, kata Nasrudin masih separo dari jumlah rata-rata sebelum pandemi melanda. Meski begitu, pendaftaran dibuka setiap hari.

“Kami buka setiap hari, tapi memang kalau melihat jumlahnya tidak seperti saat sebelum pandemi Covid-19 yang sangat banyak,” ujarnya.

Nasrudin mengatakan, terkait pelaksanaan haji tahun ini, pemerintah juga menunggu keputusan Arab Saudi. Sebab pemerintah Arab Saudi sampai detik ini belum mengeluarkan kebijakan terkait dengan penyelenggaraan haji untuk tahun ini.

“Belum ada, jadi semua perkembangan memang dari Arab Saudi, pemerintah yang pasti menunggu itu,” jelasnya. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/