alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Sekolah Diminta Lakukan Penyemprotan Disinfektan Mandiri

SIDOARJO – Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan di lingkungan sekolah. Salah satunya dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan.

Selain upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, penyemprotan itu diharapkan membuat keadaan lingkungan sekolah kembali nyaman.

Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Sidoarjo Supaat Setia Hadi mengatakan, kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah tetap menjadi fokus utama.

Selain dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan, penyemprotan disinfektan dilakukan puskesmas setempat.

Sasaran penyemprotan antara lain di lingkungan ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, ruang laboratorium, masjid, lobi sekolah dan sekitarnya.

“Kita berharap pihak sekolah berinisiatif melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kemenag Sidoarjo Abdul Rahman menjelaskan pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh madrasah di Sidoarjo berjalan kondusif. Pembelajaran dilakukan dengan model kombinasi daring dan luring.

“Kuota PTM masih 50 persen sehingga tidak ada kerumunan di sekolah. Siswa dan guru tertib prokes,” imbuhnya.

Menurutnya, untuk menjaga penyebaran Covid-19, pihak sekolah tidak lupa melakukan sterilisasi mandiri di ruang belajar sebelum ataupun PTM berlangsung. (rpp/vga)

SIDOARJO – Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan di lingkungan sekolah. Salah satunya dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan.

Selain upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, penyemprotan itu diharapkan membuat keadaan lingkungan sekolah kembali nyaman.

Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Sidoarjo Supaat Setia Hadi mengatakan, kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah tetap menjadi fokus utama.

Selain dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan, penyemprotan disinfektan dilakukan puskesmas setempat.

Sasaran penyemprotan antara lain di lingkungan ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, ruang laboratorium, masjid, lobi sekolah dan sekitarnya.

“Kita berharap pihak sekolah berinisiatif melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kemenag Sidoarjo Abdul Rahman menjelaskan pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh madrasah di Sidoarjo berjalan kondusif. Pembelajaran dilakukan dengan model kombinasi daring dan luring.

“Kuota PTM masih 50 persen sehingga tidak ada kerumunan di sekolah. Siswa dan guru tertib prokes,” imbuhnya.

Menurutnya, untuk menjaga penyebaran Covid-19, pihak sekolah tidak lupa melakukan sterilisasi mandiri di ruang belajar sebelum ataupun PTM berlangsung. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/