alexametrics
28 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Sebanyak 5 Ribu Korban PHK Bakal Dapat BLT

SIDOARJO – Aksi unjuk rasa sejumlah korban PHK di Kantor DPRD Sidoarjo direspons Pemkab Sidoarjo. Sebanyak 5 ribu korban PHK bakal dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, pihaknya saat ini memang masih persiapan. Bantuan tersebut hingga saat ini masih belum cair dikarenakan masalah payung hukum. “Untuk membuat payung hukumnya, masih menunggu PJ Bupati Sidoarjo,” katanya.

Paling tidak, bantuan yang tengah disiapkan itu dapat menjawab keresahan masyarakat. Segala persyaratan administrasi dari para pekerja sudah dia kumpulkan.

Fenny menyebut ada sekitar 5 ribu korban PHK atau yang dirumahkan oleh perusahaan di Sidoarjo. “Datanya sudah kami kirim ke Dinsos. Data itu berupa by name by address, KTP Sidoarjo, dan surat Pernyataan Korban PHK/dirumahkan dari Perusahaan/Serikat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Tirto Adi mengatakan, memang ada rencana tersebut. Saat ini menurutnya masih dalam tahap persiapan dan belum dikucurkan. Hal itu dikarenakan, di Sidoarjo meski ada Plh Bupati, jabatan tersebut tidak bisa membuat kebijakan atau menciptakan payung hukum.

Sehingga, untuk pencairannya masih harus menunggu PJ Bupati Sidoarjo dari Provinsi. “Masih tahap persiapan. Anggaran yang kami siapkan ada Rp 3 miliar untuk 5 ribu pekerja yang diPHK,” terangnya. (son/vga)

SIDOARJO – Aksi unjuk rasa sejumlah korban PHK di Kantor DPRD Sidoarjo direspons Pemkab Sidoarjo. Sebanyak 5 ribu korban PHK bakal dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, pihaknya saat ini memang masih persiapan. Bantuan tersebut hingga saat ini masih belum cair dikarenakan masalah payung hukum. “Untuk membuat payung hukumnya, masih menunggu PJ Bupati Sidoarjo,” katanya.

Paling tidak, bantuan yang tengah disiapkan itu dapat menjawab keresahan masyarakat. Segala persyaratan administrasi dari para pekerja sudah dia kumpulkan.

Fenny menyebut ada sekitar 5 ribu korban PHK atau yang dirumahkan oleh perusahaan di Sidoarjo. “Datanya sudah kami kirim ke Dinsos. Data itu berupa by name by address, KTP Sidoarjo, dan surat Pernyataan Korban PHK/dirumahkan dari Perusahaan/Serikat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Tirto Adi mengatakan, memang ada rencana tersebut. Saat ini menurutnya masih dalam tahap persiapan dan belum dikucurkan. Hal itu dikarenakan, di Sidoarjo meski ada Plh Bupati, jabatan tersebut tidak bisa membuat kebijakan atau menciptakan payung hukum.

Sehingga, untuk pencairannya masih harus menunggu PJ Bupati Sidoarjo dari Provinsi. “Masih tahap persiapan. Anggaran yang kami siapkan ada Rp 3 miliar untuk 5 ribu pekerja yang diPHK,” terangnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/