alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 22 May 2022

Perpusda Lengkapi E-Book Pelajaran Sekolah

SIDOARJO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo akan menambah koleksi buku bacaan di perpustakaan digital Sidoarjo Information Digital Library atau Sidira dengan buku-buku digital pelajaran sekolah.

Hal tersebut mengingat di tengah pandemi Covid-19 ini lebih dimaksimalkan melalui perpustakaan digital. Mengkoordinir kebutuhan bahan bacaan anak yang masih belum diperkenankan berkunjung ke perpusda di Jalan Agung Suprapto itu.

Apalagi keliling menggunakan mobil atau motor pintar (torpin) belum juga di operasionalkan. Kota Delta yang masih zona merah Covid-19 ini belum cukup aman. Sehingga harus menunggu menjadi zona kuning. Baru layanan perpustakaan keliling akan dilanjutkan. “Ini Protap kesehatan untuk menjaga jarak sosial. Bahkan nanti di PAK tahun 2020 ini, ada anggaran untuk pengembangan aplikasi Sidira,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo Medi Yulianto.

Dengan pengembangan aplikasi Sidira, selanjutnya mereka yang belum menjadi anggota perpustakaan umum Sidoarjo, juga akan bisa untuk mengakses buku-buku bacaan itu lewat sarana aplikasi yang sama. “Jumlah buku elektroniknya juga akan kita tambah,” lanjut Medi.

Dirinya memberikan data, jumlah pengunjung e-book lewat sarana aplikasi Sidira ini, sampai akhir Juli 2020 sebanyak 51.699 orang. Sedangkan mereka yang meminjam buku lewat e-book ada 432 orang. Di fasilitas e-book milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terdapat 1200 eksemplar dengan 399 judul buku.

Selain layanan manual untuk membaca buku di dalam ruangan perpustakaan Sidoarjo ikut terganggu dengan adanya pandemi Covid-19 ini, layanan perpustakaan keliling ke sekolah dan desa juga ikut terganggu.

Saat ini, layanan manual yang diterapkan sementara hanya untuk peminjaman buku saja. Tidak boleh membaca ditempat. Yang masuk ke ruangan pun, dibatasi maksimal lima orang pengunjung saja. “Setelah ada yang keluar, baru masuk lagi pengunjung lainnya,” imbuh mantan Kepala Dispendukcapil itu.

Dalam kondisi normal, dari data terakhir, jumlah pengunjung langsung ke perpustakaan umum Sidoarjo itu ada sebanyak 67.000, peminjam buku 13.754 orang, dengan jumlah anggota 74.124 orang.

Sedangkan jumlah buku yang dipinjam 24.745 judul, jumlah koleksi buku yang ada sebanyak 127.273 eksemplar dengan 39.394 judul. (rpp/nis)

SIDOARJO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo akan menambah koleksi buku bacaan di perpustakaan digital Sidoarjo Information Digital Library atau Sidira dengan buku-buku digital pelajaran sekolah.

Hal tersebut mengingat di tengah pandemi Covid-19 ini lebih dimaksimalkan melalui perpustakaan digital. Mengkoordinir kebutuhan bahan bacaan anak yang masih belum diperkenankan berkunjung ke perpusda di Jalan Agung Suprapto itu.

Apalagi keliling menggunakan mobil atau motor pintar (torpin) belum juga di operasionalkan. Kota Delta yang masih zona merah Covid-19 ini belum cukup aman. Sehingga harus menunggu menjadi zona kuning. Baru layanan perpustakaan keliling akan dilanjutkan. “Ini Protap kesehatan untuk menjaga jarak sosial. Bahkan nanti di PAK tahun 2020 ini, ada anggaran untuk pengembangan aplikasi Sidira,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo Medi Yulianto.

Dengan pengembangan aplikasi Sidira, selanjutnya mereka yang belum menjadi anggota perpustakaan umum Sidoarjo, juga akan bisa untuk mengakses buku-buku bacaan itu lewat sarana aplikasi yang sama. “Jumlah buku elektroniknya juga akan kita tambah,” lanjut Medi.

Dirinya memberikan data, jumlah pengunjung e-book lewat sarana aplikasi Sidira ini, sampai akhir Juli 2020 sebanyak 51.699 orang. Sedangkan mereka yang meminjam buku lewat e-book ada 432 orang. Di fasilitas e-book milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terdapat 1200 eksemplar dengan 399 judul buku.

Selain layanan manual untuk membaca buku di dalam ruangan perpustakaan Sidoarjo ikut terganggu dengan adanya pandemi Covid-19 ini, layanan perpustakaan keliling ke sekolah dan desa juga ikut terganggu.

Saat ini, layanan manual yang diterapkan sementara hanya untuk peminjaman buku saja. Tidak boleh membaca ditempat. Yang masuk ke ruangan pun, dibatasi maksimal lima orang pengunjung saja. “Setelah ada yang keluar, baru masuk lagi pengunjung lainnya,” imbuh mantan Kepala Dispendukcapil itu.

Dalam kondisi normal, dari data terakhir, jumlah pengunjung langsung ke perpustakaan umum Sidoarjo itu ada sebanyak 67.000, peminjam buku 13.754 orang, dengan jumlah anggota 74.124 orang.

Sedangkan jumlah buku yang dipinjam 24.745 judul, jumlah koleksi buku yang ada sebanyak 127.273 eksemplar dengan 39.394 judul. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/