alexametrics
30.1 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Selesai Dibahas Ahli, E-Parkir Tinggal Tunggu Bupati

SIDOARJO – Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Sidoarjo terus bergerak membahas persiapan penerapan e-Parkir. Pihaknya telah selesai membahas Kerangka Acuan Kerja (KAK) bersama tim ahli.

Hal itu diungkapkan Anggota TKKSD, M Ainur Rahman Kamis (7/10). “KAK sudah selesai dibahas bersama tim ahli,” katanya.

TKKSD bersama tim ahli berupaya mengurai kemantapan KAK yang telah disusun Dinas Perhubungan. Termasuk rencana ke depan untuk persiapan seleksi mitra pihak ketiga yang bakal mengelola e-parkir.

Pria yang juga Asisten Administrasi Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo itu menambahkan, sebelum pelaksanaan pemilihan mitra atau beauty contest, TKKSD juga sedang memberikan laporan ke Bupati. Hal itu untuk menampung sejumlah pertimbangan dari Bupati Sidoarjo selaku kepala daerah. “Masih kami laporkan ke Bupati,” urainya.

Kepala Dinas Perhubungan M Bahrul Amig sempat mengutarakan jika e-parkir yang kini tengah digodok diharapkan bakal menjadi percontohan sistem perparkiran. Karena desainnya akan mengkombinasikan antara parkir dengan sistem digital.

Contohnya pembayaran parkir dirancang bisa terkoneksi dengan pembayaran yang cashless. Seperti OVO, Dana, GoPay dan sejenisnya.

Realisasi penerapan e-parkir juga banyak mendapat desakan dari DPRD Sidoarjo. Dari komisi B misalnya, e-parkir perlu disegerakan karena juga kepentingan pengoptimalan pendapatan daerah. Karena setelah dicabutnya sistem parkir berlangganan di Sidoarjo, retribusi parkir tidak masuk pendapatan daerah. “Potensi retribusi parkir besar, perlu dioptimalkan,” Kata Ketua Komisi B, Bambang Pujianto. (son/nis)

SIDOARJO – Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Sidoarjo terus bergerak membahas persiapan penerapan e-Parkir. Pihaknya telah selesai membahas Kerangka Acuan Kerja (KAK) bersama tim ahli.

Hal itu diungkapkan Anggota TKKSD, M Ainur Rahman Kamis (7/10). “KAK sudah selesai dibahas bersama tim ahli,” katanya.

TKKSD bersama tim ahli berupaya mengurai kemantapan KAK yang telah disusun Dinas Perhubungan. Termasuk rencana ke depan untuk persiapan seleksi mitra pihak ketiga yang bakal mengelola e-parkir.

Pria yang juga Asisten Administrasi Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo itu menambahkan, sebelum pelaksanaan pemilihan mitra atau beauty contest, TKKSD juga sedang memberikan laporan ke Bupati. Hal itu untuk menampung sejumlah pertimbangan dari Bupati Sidoarjo selaku kepala daerah. “Masih kami laporkan ke Bupati,” urainya.

Kepala Dinas Perhubungan M Bahrul Amig sempat mengutarakan jika e-parkir yang kini tengah digodok diharapkan bakal menjadi percontohan sistem perparkiran. Karena desainnya akan mengkombinasikan antara parkir dengan sistem digital.

Contohnya pembayaran parkir dirancang bisa terkoneksi dengan pembayaran yang cashless. Seperti OVO, Dana, GoPay dan sejenisnya.

Realisasi penerapan e-parkir juga banyak mendapat desakan dari DPRD Sidoarjo. Dari komisi B misalnya, e-parkir perlu disegerakan karena juga kepentingan pengoptimalan pendapatan daerah. Karena setelah dicabutnya sistem parkir berlangganan di Sidoarjo, retribusi parkir tidak masuk pendapatan daerah. “Potensi retribusi parkir besar, perlu dioptimalkan,” Kata Ketua Komisi B, Bambang Pujianto. (son/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/