alexametrics
23 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Tunggu Diaspal, Pembetonan Jalan Ngaban-Kedungbanteng Hampir Tuntas

SIDOARJO – Pengerjaan proyek peningkatan jalan Ngaban-Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin menunjukkan progres yang cepat. Dari panjang 337 meter jalan yang dibeton, tersisa 20 meter saja jalan yang belum dibeton.

Senin (7/9) siang terlihat tidak ada aktivitas pengerjaan. Hanya terlihat warga setempat menyirami jalan beton tersebut dengan air yang diambil dari kali losing Gedangrowo. Menghindari jalan yang sudah dibeton ini dari pemuaian saat panas dan kering.

Pelaksana tugas kepala bidang jalan dan jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Moedjiono mengatakan betonisasi jalan belum jadi akhir proyek peningkatan jalan ini. “Jalan beton akan dilapisi aspal,” katanya.

Di sisi kanan kiri masih harus diurug dengan tanah. Sebab tinggi jalan lama dengan jalan beton ini lumayan tinggi. Sekitar 50 hingga 60 cm. Pelebaran mencapai lima meter dari sebelumnya hanya 3,5 meter.

Lanjut Moedjiono, DPUBMSDA saat ini selain menuntaskan betonisasi, masih fokus mengerjakan saluran di sisi utara jalan. Memasang U-ditch berukuran 60 x 80 x 120. Sementara itu di sisi selatan ada pembangunan penahan jalan. Lalu jalan bisa dilapisi aspal. Dan bulan depan bisa dilalui kendaraan.

Jika jalan sudah tuntas, proyek di Kedungbanteng dilanjutkan dengan normalisasi kali losing Gedangrowo. Kepala Bidang Irigasi dan Pengairan DPUBMSDA Sidoarjo Santi Wahyu Anggraini mengatakan kali losing Gedangrowo akan diperlebar dari 1,5 meter jadi lima meter. Saat ini pendangkalan sampai 30 cm. “Karena banyak sampah dan lumpurnya,” terangnya.

Camat Tanggulangin Sabino Mariano berharap peningkatan jalan dan normalisasi sungai ini bisa segera tuntas. Agar warga Desa Kedungbanteng dan Banjarasri tidak kebanjiran lagi setiap musim hujan tiba. “Warga bisa beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya. (rpp/nis)

SIDOARJO – Pengerjaan proyek peningkatan jalan Ngaban-Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin menunjukkan progres yang cepat. Dari panjang 337 meter jalan yang dibeton, tersisa 20 meter saja jalan yang belum dibeton.

Senin (7/9) siang terlihat tidak ada aktivitas pengerjaan. Hanya terlihat warga setempat menyirami jalan beton tersebut dengan air yang diambil dari kali losing Gedangrowo. Menghindari jalan yang sudah dibeton ini dari pemuaian saat panas dan kering.

Pelaksana tugas kepala bidang jalan dan jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Moedjiono mengatakan betonisasi jalan belum jadi akhir proyek peningkatan jalan ini. “Jalan beton akan dilapisi aspal,” katanya.

Di sisi kanan kiri masih harus diurug dengan tanah. Sebab tinggi jalan lama dengan jalan beton ini lumayan tinggi. Sekitar 50 hingga 60 cm. Pelebaran mencapai lima meter dari sebelumnya hanya 3,5 meter.

Lanjut Moedjiono, DPUBMSDA saat ini selain menuntaskan betonisasi, masih fokus mengerjakan saluran di sisi utara jalan. Memasang U-ditch berukuran 60 x 80 x 120. Sementara itu di sisi selatan ada pembangunan penahan jalan. Lalu jalan bisa dilapisi aspal. Dan bulan depan bisa dilalui kendaraan.

Jika jalan sudah tuntas, proyek di Kedungbanteng dilanjutkan dengan normalisasi kali losing Gedangrowo. Kepala Bidang Irigasi dan Pengairan DPUBMSDA Sidoarjo Santi Wahyu Anggraini mengatakan kali losing Gedangrowo akan diperlebar dari 1,5 meter jadi lima meter. Saat ini pendangkalan sampai 30 cm. “Karena banyak sampah dan lumpurnya,” terangnya.

Camat Tanggulangin Sabino Mariano berharap peningkatan jalan dan normalisasi sungai ini bisa segera tuntas. Agar warga Desa Kedungbanteng dan Banjarasri tidak kebanjiran lagi setiap musim hujan tiba. “Warga bisa beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/