alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Lelang E-Parkir Tersendat, Usulkan Pakai Karcis

SIDOARJO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sidoarjo di 2020 dipastikan anjlok karena dampak Covid-19. Karena itu, Pemkab Sidoarjo berupaya meningkatkan PAD dengan berbagai cara. Salah satunya melalui retribusi parkir.

E-parkir digadang-gadang menjadi terobosan yang akan diambil Pemkab Sidoarjo untuk memungut parkir pasca diberhentikannya progam parkir berlangganan. Namun, lelang e- parkir saat ini juga masih belum tuntas.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin akan mengingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) agar retribusi parkir di Sidoarjo dapat kembali dipungut dan masuk ke pendapatan daerah. “Masalah parkir harus segera beres, kalau pengganti parkir berlangganan masih vakum ini tidak bagus. Harus segera diisi,” terangnya, Jumat (7/8).

Menurutnya, proyek e-parkir harus segera dikebut. Karena, utang perjanjian dengan pihak parkir berlangganan, juga sudah tuntas. “Harus segera dirampungkan program itu,” jelasnya.

Sekertaris Daerah Achmad Zaini menegaskan, saat ini program e-parkir masih dalam tahap pengupayaan lelang. “Lelangnya belum untuk saat ini,” ujarnya.

Untuk mengisi kevakuman, Zaini memberikan solusi. Yakni dengan melakukan pungutan parkir menggunakan karcis. “Sebenarnya Dishub bisa serap pakai karcis parkir,” katanya.
Dengan demikian, retribusi parkir dapat masuk menjadi pendapatan daerah. Baik parkir pinggiran jalan, hingga area parkir pasar-pasar yang ada di Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Dishub M Bahrul Amig mengungkapkan, lelang e-parkir saat ini tergantung peran dari Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD). Sedangkan untuk kembali ke mekanisme karcis, Dishub tidak memiliki anggaran cetak karcis parkir. “Tidak ada anggarannya,” singkatnya. (son/vga/opi)

SIDOARJO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sidoarjo di 2020 dipastikan anjlok karena dampak Covid-19. Karena itu, Pemkab Sidoarjo berupaya meningkatkan PAD dengan berbagai cara. Salah satunya melalui retribusi parkir.

E-parkir digadang-gadang menjadi terobosan yang akan diambil Pemkab Sidoarjo untuk memungut parkir pasca diberhentikannya progam parkir berlangganan. Namun, lelang e- parkir saat ini juga masih belum tuntas.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin akan mengingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) agar retribusi parkir di Sidoarjo dapat kembali dipungut dan masuk ke pendapatan daerah. “Masalah parkir harus segera beres, kalau pengganti parkir berlangganan masih vakum ini tidak bagus. Harus segera diisi,” terangnya, Jumat (7/8).

Menurutnya, proyek e-parkir harus segera dikebut. Karena, utang perjanjian dengan pihak parkir berlangganan, juga sudah tuntas. “Harus segera dirampungkan program itu,” jelasnya.

Sekertaris Daerah Achmad Zaini menegaskan, saat ini program e-parkir masih dalam tahap pengupayaan lelang. “Lelangnya belum untuk saat ini,” ujarnya.

Untuk mengisi kevakuman, Zaini memberikan solusi. Yakni dengan melakukan pungutan parkir menggunakan karcis. “Sebenarnya Dishub bisa serap pakai karcis parkir,” katanya.
Dengan demikian, retribusi parkir dapat masuk menjadi pendapatan daerah. Baik parkir pinggiran jalan, hingga area parkir pasar-pasar yang ada di Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Dishub M Bahrul Amig mengungkapkan, lelang e-parkir saat ini tergantung peran dari Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD). Sedangkan untuk kembali ke mekanisme karcis, Dishub tidak memiliki anggaran cetak karcis parkir. “Tidak ada anggarannya,” singkatnya. (son/vga/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/