alexametrics
26 C
Sidoarjo
Wednesday, 18 May 2022

Satu Setengah Jam Operasi Yustisi, Lima Orang Terjaring Prokes

SIDOARJO – Perjuangan melawan pandemi Covid-19 di Sidoarjo, masih terus berlangsung. Sejumlah aparat gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP Sidoarjo terus bergerak menekan penyebaran Covid-19 di Kota Delta. Salah satunya melalui kegiatan rutin operasi yustisi.

Kasat Tahti Polresta Sidoarjo AKP Darmadi memimpin langsung apel persiapan operasi yustisi di pendopo bupati Sidoarjo, Senin (7/6) pagi. Usai apel, sejumlah aparat gabungan langsung menuju Simpang Tiga Pos Polisi Larangan, Kecamatan Candi.

“Operasi yutisi menjadi salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sidoarjo,” katanya.

Sedikitnya ada 15 personel Polresta Sidoarjo yang diterjunkan. Ditambah 30 personel dari Satpol PP Sidoarjo dan lima personel dari TNI. Sesampainya di lokasi, aparat gabungan itu langsung merazia kendaraan roda dua, roda empat bahkan hingga pejalan kaki.

Hasilnya ada sebanyak lima pelanggar protokol kesehatan (prokes) yang terjaring razia. Sebab kelima orang tersebut diketahui tak memakai masker. Aparat gabungan pun memberikan surat tipiring kepada kelima pelanggar prokes tersebut.

“Kami mulai pukul 09.00 dan berakhir 10.30. Ternyata masih saja ditemui warga yang tak mematuhi prokes,” ujarnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, masyarakat tak boleh lengah terhadap prokes. Sebab pandemi masih terjadi di Sidoarjo. Apalagi ada daerah yang sekarang mengalami kelonjakan penyebaran Covid-19.

“Itu bukti jika pandemi masih ada, dan harus terus disiplin prokes. Tak boleh kendor apalagi sudah mulai abai,” jelasnya. (far/opi)

SIDOARJO – Perjuangan melawan pandemi Covid-19 di Sidoarjo, masih terus berlangsung. Sejumlah aparat gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP Sidoarjo terus bergerak menekan penyebaran Covid-19 di Kota Delta. Salah satunya melalui kegiatan rutin operasi yustisi.

Kasat Tahti Polresta Sidoarjo AKP Darmadi memimpin langsung apel persiapan operasi yustisi di pendopo bupati Sidoarjo, Senin (7/6) pagi. Usai apel, sejumlah aparat gabungan langsung menuju Simpang Tiga Pos Polisi Larangan, Kecamatan Candi.

“Operasi yutisi menjadi salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sidoarjo,” katanya.

Sedikitnya ada 15 personel Polresta Sidoarjo yang diterjunkan. Ditambah 30 personel dari Satpol PP Sidoarjo dan lima personel dari TNI. Sesampainya di lokasi, aparat gabungan itu langsung merazia kendaraan roda dua, roda empat bahkan hingga pejalan kaki.

Hasilnya ada sebanyak lima pelanggar protokol kesehatan (prokes) yang terjaring razia. Sebab kelima orang tersebut diketahui tak memakai masker. Aparat gabungan pun memberikan surat tipiring kepada kelima pelanggar prokes tersebut.

“Kami mulai pukul 09.00 dan berakhir 10.30. Ternyata masih saja ditemui warga yang tak mematuhi prokes,” ujarnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, masyarakat tak boleh lengah terhadap prokes. Sebab pandemi masih terjadi di Sidoarjo. Apalagi ada daerah yang sekarang mengalami kelonjakan penyebaran Covid-19.

“Itu bukti jika pandemi masih ada, dan harus terus disiplin prokes. Tak boleh kendor apalagi sudah mulai abai,” jelasnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/