alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Besok, PPKM Mikro Diberlakukan di Bluru Kidul Regency

SIDOARJO – Mulai 9 Februari Kabupaten Sidoarjo menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Sebagai tindak lanjut PPKM skala makro yang dinilai tidak efektif.

Oleh karena itu pemkab sudah melakukan penyisiran RT/RW mana yang menyumbang kasus baru. Salah satu wilayah, yakni di Bluru Kidul Regency. Per 30 Januari, ada 15 kasus baru di kawasan itu.

“Ternyata tempat ini memang kasusnya tinggi. Supaya tidak menyebar ke mana-mana maka kita, di salah satu RW di desa ini, rencana akan kita berlakukan pembatasan kegiatan atau PPKM mikro,” terang Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono, Minggu (7/2).

Hudiyono menjelaskan, penerapan PPKM Mikro tingkat RT/RW yang harus dilakukan, pertama jalan akses lingkungan menerapkan one gate system (satu pintu). Tamu yang berkunjung diminta menunjukkan surat sehat. Penjaga dilengkapi thermo gun dan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Aktivitas bagi warga yang bekerja masih diperbolehkan. Yang tinggal di sana akan dilakukan rapid antigen semua. Tamu wajib menunjukkan surat sehat. Intinya warga yang berada di tempat area PPKM mikro statusnya negatif covid-19. Saya sudah perintahkan camat dan kadesnya untuk rapat dengan warga sini,” ujarnya.

Pemkab akan memberikan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di lingkungan yang diterapkan PPKM Mikro. Lamanya penerapan PPKM mikro bisa tiga hari sampai tujuh hari. Penghuni pada RW yang diterapkan PPKM mikro akan dilakukan swab. Tujuannya untuk tracing positif Covid-19.

Di lokasi nampak Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengerahkan tenaga teknisnya untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah yang penghuninya sedang melakukan isolasi mandiri. (rpp/opi)

 

SIDOARJO – Mulai 9 Februari Kabupaten Sidoarjo menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Sebagai tindak lanjut PPKM skala makro yang dinilai tidak efektif.

Oleh karena itu pemkab sudah melakukan penyisiran RT/RW mana yang menyumbang kasus baru. Salah satu wilayah, yakni di Bluru Kidul Regency. Per 30 Januari, ada 15 kasus baru di kawasan itu.

“Ternyata tempat ini memang kasusnya tinggi. Supaya tidak menyebar ke mana-mana maka kita, di salah satu RW di desa ini, rencana akan kita berlakukan pembatasan kegiatan atau PPKM mikro,” terang Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono, Minggu (7/2).

Hudiyono menjelaskan, penerapan PPKM Mikro tingkat RT/RW yang harus dilakukan, pertama jalan akses lingkungan menerapkan one gate system (satu pintu). Tamu yang berkunjung diminta menunjukkan surat sehat. Penjaga dilengkapi thermo gun dan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Aktivitas bagi warga yang bekerja masih diperbolehkan. Yang tinggal di sana akan dilakukan rapid antigen semua. Tamu wajib menunjukkan surat sehat. Intinya warga yang berada di tempat area PPKM mikro statusnya negatif covid-19. Saya sudah perintahkan camat dan kadesnya untuk rapat dengan warga sini,” ujarnya.

Pemkab akan memberikan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di lingkungan yang diterapkan PPKM Mikro. Lamanya penerapan PPKM mikro bisa tiga hari sampai tujuh hari. Penghuni pada RW yang diterapkan PPKM mikro akan dilakukan swab. Tujuannya untuk tracing positif Covid-19.

Di lokasi nampak Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengerahkan tenaga teknisnya untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah yang penghuninya sedang melakukan isolasi mandiri. (rpp/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/