alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

15 Rumah di Krian Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Kali Mas

SIDOARJO – Hujan lebat yang terjadi pada Kamis (7/1) sore membuat Sungai Kali Mas Krian meluap. Akibatnya sebanyak 15 rumah di RT 17 dan RT 19 Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian terendam. Bahkan ketinggian air sudah mencapai selutut orang dewasa.

Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi hingga pukul 17.00, sejumlah petugas dari Polsek Krian, BPBD Sidoarjo, dan perangkat desa bersiaga di lokasi. Mereka nampak terlihat memantau kondisi air dan keadaan warga sebagai bentuk antisipasi.

“Saya cek, tadi saya lihat juga dan bertanya terkait warga yang mungkin sakit, atau sudah lansia, kami siapkan untuk dievakuasi,” kata Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason.

Namun hasilnya, tak ada warga yang sakit. Namun begitu, petugas juga tetap bersiaga. Selain itu, Polsek Krian juga memerintahkan warga untuk membuat dapur umum. Warga nampak terlihat sudah memasak sebagai konsumsi makan siang.

SABAR: Seorang warga harus menuntun kendaraannya karena banjir menerjang rumah mereka di Desa Barengkrajan, Krian. (IST)

Sekretaris Desa Barengkrajan Ilyasak megatakan, banjir datang secara tiba-tiba sekitar pukul 00.00. Namun air mulai meninggi dan masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 01.00. Bahkan warga juga menggotong motornya ke daerah yang lebih tinggi.

“Kami bersama warga langsung mengevakuasi barang-barang perabotan elektronik, untuk kendaraan roda dua dan mobil dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi,” katanya.

Sementara dari dua RT yang terendam banjir tersebut, RT 17 paling parah. Sementara RT 19 hanya sebagain rumah warga terdampak. Di sisi lain, ada sekitar 20 rumah warga yang terdampak banjir ringan. “Jadi kalau ditotal mungkin sekitar 35 rumah warga, tapi hanya 15 yang terendam parah,” jelasnya. (far/opi)

SIDOARJO – Hujan lebat yang terjadi pada Kamis (7/1) sore membuat Sungai Kali Mas Krian meluap. Akibatnya sebanyak 15 rumah di RT 17 dan RT 19 Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian terendam. Bahkan ketinggian air sudah mencapai selutut orang dewasa.

Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi hingga pukul 17.00, sejumlah petugas dari Polsek Krian, BPBD Sidoarjo, dan perangkat desa bersiaga di lokasi. Mereka nampak terlihat memantau kondisi air dan keadaan warga sebagai bentuk antisipasi.

“Saya cek, tadi saya lihat juga dan bertanya terkait warga yang mungkin sakit, atau sudah lansia, kami siapkan untuk dievakuasi,” kata Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason.

Namun hasilnya, tak ada warga yang sakit. Namun begitu, petugas juga tetap bersiaga. Selain itu, Polsek Krian juga memerintahkan warga untuk membuat dapur umum. Warga nampak terlihat sudah memasak sebagai konsumsi makan siang.

SABAR: Seorang warga harus menuntun kendaraannya karena banjir menerjang rumah mereka di Desa Barengkrajan, Krian. (IST)

Sekretaris Desa Barengkrajan Ilyasak megatakan, banjir datang secara tiba-tiba sekitar pukul 00.00. Namun air mulai meninggi dan masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 01.00. Bahkan warga juga menggotong motornya ke daerah yang lebih tinggi.

“Kami bersama warga langsung mengevakuasi barang-barang perabotan elektronik, untuk kendaraan roda dua dan mobil dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi,” katanya.

Sementara dari dua RT yang terendam banjir tersebut, RT 17 paling parah. Sementara RT 19 hanya sebagain rumah warga terdampak. Di sisi lain, ada sekitar 20 rumah warga yang terdampak banjir ringan. “Jadi kalau ditotal mungkin sekitar 35 rumah warga, tapi hanya 15 yang terendam parah,” jelasnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/