alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Pasien Menurun, Tempat Tidur Covid-19 Mulai Dikurangi

SIDOARJO – Rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo mulai mengurangi jumlah ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi khusus. Mengingat saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RS rujukan sudah berkurang jauh.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Abdillah Segaf Al Hadad mengatakan, hingga kemarin (6/9) tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pada rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo berada di angka 16 persen dari jumlah keseluruhan 910 tempat tidur.

“Pasien terus berkurang. Ketersediaan tempat tidur dikurangi. Dialihkan kembali untuk perawatan pasien non Covid-19 karena mereka juga memerlukannya,” jelas Abdillah.

Sebelumnya Kabupaten Sidoarjo menyediakan sebanyak 1.263 tempat tidur. Per 27 Agustus tempat tidur yang disiagakan mulai dikurangi, menjadi 1.098 tempat tidur. Pada 4 September jumlahnya tersisa 910 unit.

Kepala Seksi Pelayanan Medis Rawat Jalan dan Khusus RSUD Sidoarjo Prima Dessy Kusuma Rakhmawati menjelaskan kemarin hanya tersisa 29 pasien yang menjalani perawatan.

“Terus turun sejak 17 Agustus pasien sudah di bawah 100 orang. Padahal awal Agustus 242 orang. Puncaknya di bulan Juli RSUD sempat merawat 309 orang pasien Covid-19. IGD sempat stagnan. Ada 40 pasien dirawat di sana. Sekarang yang dirawat kebanyakan menderita komorbit,” katanya.

Di puncak serangan gelombang Covid-19 tersebut RSUD menyediakan 280 tempat tidur. “Jumlahnya saat ini 164, masih banyak karena tetap siaga,” katanya. (rpp/nis)

SIDOARJO – Rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo mulai mengurangi jumlah ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi khusus. Mengingat saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RS rujukan sudah berkurang jauh.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Abdillah Segaf Al Hadad mengatakan, hingga kemarin (6/9) tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pada rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo berada di angka 16 persen dari jumlah keseluruhan 910 tempat tidur.

“Pasien terus berkurang. Ketersediaan tempat tidur dikurangi. Dialihkan kembali untuk perawatan pasien non Covid-19 karena mereka juga memerlukannya,” jelas Abdillah.

Sebelumnya Kabupaten Sidoarjo menyediakan sebanyak 1.263 tempat tidur. Per 27 Agustus tempat tidur yang disiagakan mulai dikurangi, menjadi 1.098 tempat tidur. Pada 4 September jumlahnya tersisa 910 unit.

Kepala Seksi Pelayanan Medis Rawat Jalan dan Khusus RSUD Sidoarjo Prima Dessy Kusuma Rakhmawati menjelaskan kemarin hanya tersisa 29 pasien yang menjalani perawatan.

“Terus turun sejak 17 Agustus pasien sudah di bawah 100 orang. Padahal awal Agustus 242 orang. Puncaknya di bulan Juli RSUD sempat merawat 309 orang pasien Covid-19. IGD sempat stagnan. Ada 40 pasien dirawat di sana. Sekarang yang dirawat kebanyakan menderita komorbit,” katanya.

Di puncak serangan gelombang Covid-19 tersebut RSUD menyediakan 280 tempat tidur. “Jumlahnya saat ini 164, masih banyak karena tetap siaga,” katanya. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/