alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Kemenag Sidoarjo Siapkan 2.300 CJH Berangkat Tahun Ini

SIDOARJO – Pemerintah Arab Saudi mulai melonggarkan beberapa aturan terkait dengan pandemi Covid-19. Seperti dihapusnya masa karantina untuk masyarakat yang datang dari luar negaranya.

Kebijakan-kebijakan tersebut ditanggapi dengan baik oleh kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo. Kepala Seksi Haji dan Umrah Nasrudin berharap ini bisa menjadi sinyal positif akan penyelenggaraan haji tahun ini.

Pihaknya saat ini sudah menyiapkan Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini. Jika menggunakan kuota normal ada 2.300 orang.

“Tapi kita masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah,” katanya.

Namun, mulai saat ini pihaknya sudah menyiapkan semua keperluan CJH. Terutama paspor. Dari 2.300 orang tersebut, sebanyak 99 di antaranya masa berlaku paspor sudah hampir habis.

“Sudah kami minta untuk perpanjang lagi sejak Januari lalu,” imbuhnya.

Selain paspor, Nasrudin juga mengecek status vaksinasi para jamaah. Saat ini semua jamaah sudah tervaksinasi Covid-19. Memang belum ada aturan mengenai syarat vaksin Covid-19 dalam penyelenggaraan haji. Namun, sebagai langkah antisipasi, jamaah diminta untuk vaksin hingga dosis booster.

Sedangkan untuk vaksin meniningitis biasanya nanti akan dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Intinya saat ini semua persiapan untuk berangkat haji sudah siap. Misalnya ada perubahan kuota, nantinya Kemenag Sidoarjo tinggal mengikuti saja.

Terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) saat ini jumlahnya masih belum ditentukan. Sempat diberitakan akan naik menjadi Rp 100 juta.

“Tidak benar jika sampai segitu, memang naik tapi tidak sebanyak itu,” ujar Nasrudi. (nis/vga)

SIDOARJO – Pemerintah Arab Saudi mulai melonggarkan beberapa aturan terkait dengan pandemi Covid-19. Seperti dihapusnya masa karantina untuk masyarakat yang datang dari luar negaranya.

Kebijakan-kebijakan tersebut ditanggapi dengan baik oleh kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo. Kepala Seksi Haji dan Umrah Nasrudin berharap ini bisa menjadi sinyal positif akan penyelenggaraan haji tahun ini.

Pihaknya saat ini sudah menyiapkan Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini. Jika menggunakan kuota normal ada 2.300 orang.

“Tapi kita masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah,” katanya.

Namun, mulai saat ini pihaknya sudah menyiapkan semua keperluan CJH. Terutama paspor. Dari 2.300 orang tersebut, sebanyak 99 di antaranya masa berlaku paspor sudah hampir habis.

“Sudah kami minta untuk perpanjang lagi sejak Januari lalu,” imbuhnya.

Selain paspor, Nasrudin juga mengecek status vaksinasi para jamaah. Saat ini semua jamaah sudah tervaksinasi Covid-19. Memang belum ada aturan mengenai syarat vaksin Covid-19 dalam penyelenggaraan haji. Namun, sebagai langkah antisipasi, jamaah diminta untuk vaksin hingga dosis booster.

Sedangkan untuk vaksin meniningitis biasanya nanti akan dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Intinya saat ini semua persiapan untuk berangkat haji sudah siap. Misalnya ada perubahan kuota, nantinya Kemenag Sidoarjo tinggal mengikuti saja.

Terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) saat ini jumlahnya masih belum ditentukan. Sempat diberitakan akan naik menjadi Rp 100 juta.

“Tidak benar jika sampai segitu, memang naik tapi tidak sebanyak itu,” ujar Nasrudi. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/