alexametrics
23 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Bupati Sidoarjo Ingin Hasil Nyata Kinerja Kepala OPD

SIDOARJO – Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo menandatangani perjanjian kinerja dan pakta integritas di depan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Senin (7/2).

Muhdlor berharap penandatanganan perjanjian kinerja seperti ini bukan hanya acara seremonial setiap tahunnya. Namun, seluruh kepala OPD diminta lebih serius mewujudkan Sidoarjo yang lebih sejahtera, maju, berkarakter dan berkelanjutan sesuai visinya.

“Akan ada follow up dan akan kami lihat kinerja kepala OPD seperti apa,” kata Muhdlor.

Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan, dalam mewujudkan visi tersebut disepakati dalam RPJMD Sidoarjo terdapat 5 misi yang di dalamnya termaktub 6 tujuan dan 9 indikator kinerja utama.

Seperti meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan tangkas berbasis digital serta pelayanan publik yang berkualitas yang mendukung kemudahan berusaha. Tujuan lainnya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui percepatan industri dan perdagangan serta mendorong potensi lokal melalui pengembangan usaha mikro, koperasi, pertanian dan perikanan. Selain itu tujuan lainnya adalah terciptanya lapangan kerja yang berdampak pada penanggulangan kemiskinan.

“Masing-masing tujuan tersebut sudah saya breakdown ke 30 indikator kinerja daerah dan 17 program prioritas daerah yang sudah saya bagi habis kepada perangkat daerah dan semuanya sudah ada target yang harus dicapai di tahun 2022 ini,” tegasnya.

Seperti meningkatkan tata pemerintahan yang bersih transparan tangkas berbasis digital. Pelayanan publik yang mendukung usaha dengan indikator reformasi birokrasi yang harus dicapai adalah BB maka harus dioptimalkan jadi A.

Kemudian meningkatkan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui usaha mikro, koperasi, pertanian, perikanan dengan pertumbuhan ekonomi target 1,36 dan indeks rasio gini 0,359.

Selain itu terciptanya lapangan kerja yang berdampak pada pengurangan kemiskinan. Dengan indikator tingkat pengangguran terbuka saat ini 10,39 dengan indikator penduduk miskin 6 persen. “Ini harus kita cukup dicermati,” ujarnya. (rpp/vga)

 

 

SIDOARJO – Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo menandatangani perjanjian kinerja dan pakta integritas di depan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Senin (7/2).

Muhdlor berharap penandatanganan perjanjian kinerja seperti ini bukan hanya acara seremonial setiap tahunnya. Namun, seluruh kepala OPD diminta lebih serius mewujudkan Sidoarjo yang lebih sejahtera, maju, berkarakter dan berkelanjutan sesuai visinya.

“Akan ada follow up dan akan kami lihat kinerja kepala OPD seperti apa,” kata Muhdlor.

Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan, dalam mewujudkan visi tersebut disepakati dalam RPJMD Sidoarjo terdapat 5 misi yang di dalamnya termaktub 6 tujuan dan 9 indikator kinerja utama.

Seperti meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan tangkas berbasis digital serta pelayanan publik yang berkualitas yang mendukung kemudahan berusaha. Tujuan lainnya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui percepatan industri dan perdagangan serta mendorong potensi lokal melalui pengembangan usaha mikro, koperasi, pertanian dan perikanan. Selain itu tujuan lainnya adalah terciptanya lapangan kerja yang berdampak pada penanggulangan kemiskinan.

“Masing-masing tujuan tersebut sudah saya breakdown ke 30 indikator kinerja daerah dan 17 program prioritas daerah yang sudah saya bagi habis kepada perangkat daerah dan semuanya sudah ada target yang harus dicapai di tahun 2022 ini,” tegasnya.

Seperti meningkatkan tata pemerintahan yang bersih transparan tangkas berbasis digital. Pelayanan publik yang mendukung usaha dengan indikator reformasi birokrasi yang harus dicapai adalah BB maka harus dioptimalkan jadi A.

Kemudian meningkatkan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui usaha mikro, koperasi, pertanian, perikanan dengan pertumbuhan ekonomi target 1,36 dan indeks rasio gini 0,359.

Selain itu terciptanya lapangan kerja yang berdampak pada pengurangan kemiskinan. Dengan indikator tingkat pengangguran terbuka saat ini 10,39 dengan indikator penduduk miskin 6 persen. “Ini harus kita cukup dicermati,” ujarnya. (rpp/vga)

 

 

Most Read

Berita Terbaru


/