alexametrics
30.1 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Tarif Naik Tahun Depan, Delta Tirta Pastikan Pelanggan Dapat Subsidi

SIDOARJO – Tarif air Perumda Delta Tirta akan naik tahun depan. Hal itu sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tentang batas atas dan batas bawah tarif air. Di Sidoarjo, tahun depan batas bawah tarif air adalah Rp 6.213 per meter kubik. Sedangkan batas atasnya Rp 17.174.

Angka tersebut naik cukup tinggi jika dibandingkn tarif air tahun ini. Menurut Perbup nomor 5 tahun 2021 tentang tarif air minum, paling rendah adalah Rp 1.200 per meter kubik. Diperuntukkan pelanggan kelompok I A dengan pemakaian air di bawah 10 meter kubik per bulan.

Sedangkan untuk tarif kelompok II paling rendah adalah Rp 2.600 per meter kubik. Paling tinggi Rp 9.400. Yakni untuk kelompok pelanggan II G dengan pemakaian di atas 30 meter kubik per bulan.

Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dwi Hary Soeryadi mengatakan, penentuan tarif batas bawah tersebut sudah sesuai dengan penghitungan tim ahli Pemprov Jatim. Tarif dasar ditetapkan agar PDAM bisa mencapai Full Cost Recovery (FCR). Artinya, semakin capaian layanan, semakin rendah tarif dasarnya.

Di Sidoarjo capaian layanan baru 44 persen. Setara dengan 156 ribu pelanggan. “Untuk itu kami berupaya terus meningkatkan capaian layanan,” katanya.

Meski tarif akan dinaikkan, Dwi memastikan masyarakat kalangan rumah tangga menengah ke bawah tidak akan terkena imbasnya. Dia menjamin pelanggan dengan golongan II A dan II B tersebut tetap mendapat tarif subsidi. Terutama untuk mereka yang pemakaiannya di bawah 10 meter kubik per bulan.

Menurut  Dwi, penyesuaian tarif dibutuhkan karena kebutuhan belanja Delta Tirta masih tinggi. Banyak wilayah yang belum teraliri air. Sehingga dibutuhkan pembangunan jaringan agar bisa menyerap sumber air dari Umbulan.

Sidoarjo mendapat jatah 1.200 liter per detik. Namun hingga saat ini baru mampu menyedot 400 liter per detik. “Untuk itu perlu jaringan baru agar bisa mendistribusikan air tersebut,” pungkasnya. (nis/vga)

SIDOARJO – Tarif air Perumda Delta Tirta akan naik tahun depan. Hal itu sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tentang batas atas dan batas bawah tarif air. Di Sidoarjo, tahun depan batas bawah tarif air adalah Rp 6.213 per meter kubik. Sedangkan batas atasnya Rp 17.174.

Angka tersebut naik cukup tinggi jika dibandingkn tarif air tahun ini. Menurut Perbup nomor 5 tahun 2021 tentang tarif air minum, paling rendah adalah Rp 1.200 per meter kubik. Diperuntukkan pelanggan kelompok I A dengan pemakaian air di bawah 10 meter kubik per bulan.

Sedangkan untuk tarif kelompok II paling rendah adalah Rp 2.600 per meter kubik. Paling tinggi Rp 9.400. Yakni untuk kelompok pelanggan II G dengan pemakaian di atas 30 meter kubik per bulan.

Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dwi Hary Soeryadi mengatakan, penentuan tarif batas bawah tersebut sudah sesuai dengan penghitungan tim ahli Pemprov Jatim. Tarif dasar ditetapkan agar PDAM bisa mencapai Full Cost Recovery (FCR). Artinya, semakin capaian layanan, semakin rendah tarif dasarnya.

Di Sidoarjo capaian layanan baru 44 persen. Setara dengan 156 ribu pelanggan. “Untuk itu kami berupaya terus meningkatkan capaian layanan,” katanya.

Meski tarif akan dinaikkan, Dwi memastikan masyarakat kalangan rumah tangga menengah ke bawah tidak akan terkena imbasnya. Dia menjamin pelanggan dengan golongan II A dan II B tersebut tetap mendapat tarif subsidi. Terutama untuk mereka yang pemakaiannya di bawah 10 meter kubik per bulan.

Menurut  Dwi, penyesuaian tarif dibutuhkan karena kebutuhan belanja Delta Tirta masih tinggi. Banyak wilayah yang belum teraliri air. Sehingga dibutuhkan pembangunan jaringan agar bisa menyerap sumber air dari Umbulan.

Sidoarjo mendapat jatah 1.200 liter per detik. Namun hingga saat ini baru mampu menyedot 400 liter per detik. “Untuk itu perlu jaringan baru agar bisa mendistribusikan air tersebut,” pungkasnya. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/