alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Jembatan Tambakrejo Rusak Parah

SIDOARJO – Kondisi jembatan yang ada di Gang Sekolahan III RT 6/RW 8, Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru memprihatinkan. Rusak berat di bagian tengah, konstruksi beton keropos hanya tersisa rusuknya. Agar bisa dilalui, warga menambalnya dengan balok kayu yang disusun. Kerusakan menahun tak kunjung dibenahi, hingga kayu-kayu tersebut berubah reot. Saat kendaraan melintas, suara kayu lapuk menggema memecah keheningan.

Nurul Inayatul Maghfiroh salah satu warga mengatakan jembatan rusak semakin parah sejak dua tahun lalu . Banyak pengendara merasa was-was saat melintas. Selain itu para pengayuh sepeda lebih memilih turun dan menuntun sepedanya. “Berharap segera diperbaiki. Sudah tidak layak,” katanya belum lama ini.

Kepala Desa Tambakrejo Nur Machmudi mengungkapkan jembatan mulai di bangun pemerintah desa sekitar 10 tahun lalu. Kerusakan mulai terlihat sekitar enam tahun lalu. “Jembatan diperbaiki sendiri sama warga pakai kayu,” ungkapnya.

Penyebabnya, jembatan rusak karena salah kontruksi. Pondasinya kurang kuat dan kaki penahan jembatan hanya satu. Tidak mampu menahan beban kendaraan yang sering lewat. “Kalau hujan lebat, air sungai meluap. Sampah sering tersumbat disana. Warga masih saja membuang sampah di sungai,” jelasnya.

“Jembatan fungsi penghubung dua Dusun Tambaksari dan Tambakrejo. Sebagai penghubung akses bagi siswa SDN Tambakrejo,” sambungnya.

Sementara itu pelaksana tugas Camat Waru Rudi Setiawan mengungkapkan pihaknya telah mengajukan perbaikan jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo. “Sejak tahun lalu sudah kami ajukan,” terangnya.

Pelaksana tugas Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUBMSDA Sidoarjo Moedjiono menegaskan jembatan tersebut masuk dalam proyek pembangunan. “Telah masuk Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Nilainya Rp 2 miliar. Akan dibangun ulang. Sebelumnya pernah masuk lelang, namun pemenang tidak memenuhi syarat dan dilakukan lelang ulang,” pungkasnya. (rpp/opi)

 

SIDOARJO – Kondisi jembatan yang ada di Gang Sekolahan III RT 6/RW 8, Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru memprihatinkan. Rusak berat di bagian tengah, konstruksi beton keropos hanya tersisa rusuknya. Agar bisa dilalui, warga menambalnya dengan balok kayu yang disusun. Kerusakan menahun tak kunjung dibenahi, hingga kayu-kayu tersebut berubah reot. Saat kendaraan melintas, suara kayu lapuk menggema memecah keheningan.

Nurul Inayatul Maghfiroh salah satu warga mengatakan jembatan rusak semakin parah sejak dua tahun lalu . Banyak pengendara merasa was-was saat melintas. Selain itu para pengayuh sepeda lebih memilih turun dan menuntun sepedanya. “Berharap segera diperbaiki. Sudah tidak layak,” katanya belum lama ini.

Kepala Desa Tambakrejo Nur Machmudi mengungkapkan jembatan mulai di bangun pemerintah desa sekitar 10 tahun lalu. Kerusakan mulai terlihat sekitar enam tahun lalu. “Jembatan diperbaiki sendiri sama warga pakai kayu,” ungkapnya.

Penyebabnya, jembatan rusak karena salah kontruksi. Pondasinya kurang kuat dan kaki penahan jembatan hanya satu. Tidak mampu menahan beban kendaraan yang sering lewat. “Kalau hujan lebat, air sungai meluap. Sampah sering tersumbat disana. Warga masih saja membuang sampah di sungai,” jelasnya.

“Jembatan fungsi penghubung dua Dusun Tambaksari dan Tambakrejo. Sebagai penghubung akses bagi siswa SDN Tambakrejo,” sambungnya.

Sementara itu pelaksana tugas Camat Waru Rudi Setiawan mengungkapkan pihaknya telah mengajukan perbaikan jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo. “Sejak tahun lalu sudah kami ajukan,” terangnya.

Pelaksana tugas Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUBMSDA Sidoarjo Moedjiono menegaskan jembatan tersebut masuk dalam proyek pembangunan. “Telah masuk Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Nilainya Rp 2 miliar. Akan dibangun ulang. Sebelumnya pernah masuk lelang, namun pemenang tidak memenuhi syarat dan dilakukan lelang ulang,” pungkasnya. (rpp/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/