alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Bupati Akan Umumkan Hasil Seleksi Kepala OPD, Ada yang Tak Penuhi Kualifikasi

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mempertimbangkan dengan baik hasil seleksi terbuka delapan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Seleksi setingkat eselon II tersebut sebenarnya sudah tuntas 10 Maret lalu. Namun hingga saat ini belum ada nama yang terpilih untuk mengisi kekosongan jabatan.

Muhdlor mengaku sudah mengantongi nama-nama yang lolos seleksi. Namun sebelum dilantik, ada beberapa pertimbangan yang menjadi patokannya. Dia menilai sebagian yang lolos seleksi tersebut tidak memenuhi kualifikasi.

Menurut dia, untuk bisa memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dibutuhkan ritme kerja yang sesuai dengan visi dan misi bupati serta wabup.

”Ada yang belum bisa mengikuti ritme kerja itu, kalau dipaksakan dilantik akan tidak bagus ke depannya,” katanya.

Sebab tahun ini pihaknya akan mengebut beberapa pembangunan. Harapannya sesuai tepat waktu dan tidak menyisakan anggaran yang sudah disiapkan. Seluruh target dan rencana pembangunan harus tercapai.

Rencananya, dalam waktu dekat ini Muhdlor akan mengumumkan hasil seleksi tersebut. Namun tidak semua jabatan kepala OPD yang kosong bisa terpenuhi semua.

”Karena ada yang tidak dilantik, dua atau berapa,” ujarnya.

Nantinya nama yang terpilih akan langsung menempati posisi kepala OPD yang kosong. Yakni, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, dan Sekretaris DPRD Sidoarjo. (nis/vga)

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mempertimbangkan dengan baik hasil seleksi terbuka delapan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Seleksi setingkat eselon II tersebut sebenarnya sudah tuntas 10 Maret lalu. Namun hingga saat ini belum ada nama yang terpilih untuk mengisi kekosongan jabatan.

Muhdlor mengaku sudah mengantongi nama-nama yang lolos seleksi. Namun sebelum dilantik, ada beberapa pertimbangan yang menjadi patokannya. Dia menilai sebagian yang lolos seleksi tersebut tidak memenuhi kualifikasi.

Menurut dia, untuk bisa memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dibutuhkan ritme kerja yang sesuai dengan visi dan misi bupati serta wabup.

”Ada yang belum bisa mengikuti ritme kerja itu, kalau dipaksakan dilantik akan tidak bagus ke depannya,” katanya.

Sebab tahun ini pihaknya akan mengebut beberapa pembangunan. Harapannya sesuai tepat waktu dan tidak menyisakan anggaran yang sudah disiapkan. Seluruh target dan rencana pembangunan harus tercapai.

Rencananya, dalam waktu dekat ini Muhdlor akan mengumumkan hasil seleksi tersebut. Namun tidak semua jabatan kepala OPD yang kosong bisa terpenuhi semua.

”Karena ada yang tidak dilantik, dua atau berapa,” ujarnya.

Nantinya nama yang terpilih akan langsung menempati posisi kepala OPD yang kosong. Yakni, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, dan Sekretaris DPRD Sidoarjo. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/