alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Halte Kusam Penuh Coretan, Dishub Siapkan Perawatan Rp 150 Juta

SIDOARJO – Sejumlah halte di Sidoarjo nampak kusam dan penuh coretan. Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo juga bakal melakukan agenda perawatan halte di tahun 2021 ini.

Hal itu disampaikan Kasi Sarana dan Prasarana Dishub Sidoarjo, Rizal Asnan kemarin (5/1). Dia menjabarkan, di Sidoarjo ada sekitar 7 hingga 8 titik halte. Kondisinya juga tidak seluruhnya bagus.

Karena itu, tahun ini Dishub juga telah merencanakan agenda perawatan. Agar salah satu fasilitas perhubungan itu dapat berfungsi dengan baik. “Anggarannya sekitar Rp 150 juta,” katanya.

Perawatan itu, lanjut Rizal, meliputi pengecatan, perbaikan talang, ataupun perbaikan sejumlah sarana yang ada di halte. “Bukan dibongkar, kalau dibongkar nanti masuk pembangunan,” imbuhnya.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020, ditargetkan ada 80 persen sarana dan prasarana perhubungan dalam kondisi baik di Sidoarjo. Target itu sebagian besar tercapai.

Rizal juga mengakui jika ada beberapa proyek sarana dan prasarana yang memang belum sempat rampung. Kendalanya beragam, seperti masalah perizinan dengan pihak lain yang membutuhkan waktu tidak sedikit.

Beberapa proyek juga sempat macet karena pencairan dana di Perubahan Alokasi Keuangan (PAK) 2020. Termasuk halte yang belum rampung sehingga bakal dilakukan agenda perawatan di tahun 2021. (son/nis)

SIDOARJO – Sejumlah halte di Sidoarjo nampak kusam dan penuh coretan. Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo juga bakal melakukan agenda perawatan halte di tahun 2021 ini.

Hal itu disampaikan Kasi Sarana dan Prasarana Dishub Sidoarjo, Rizal Asnan kemarin (5/1). Dia menjabarkan, di Sidoarjo ada sekitar 7 hingga 8 titik halte. Kondisinya juga tidak seluruhnya bagus.

Karena itu, tahun ini Dishub juga telah merencanakan agenda perawatan. Agar salah satu fasilitas perhubungan itu dapat berfungsi dengan baik. “Anggarannya sekitar Rp 150 juta,” katanya.

Perawatan itu, lanjut Rizal, meliputi pengecatan, perbaikan talang, ataupun perbaikan sejumlah sarana yang ada di halte. “Bukan dibongkar, kalau dibongkar nanti masuk pembangunan,” imbuhnya.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020, ditargetkan ada 80 persen sarana dan prasarana perhubungan dalam kondisi baik di Sidoarjo. Target itu sebagian besar tercapai.

Rizal juga mengakui jika ada beberapa proyek sarana dan prasarana yang memang belum sempat rampung. Kendalanya beragam, seperti masalah perizinan dengan pihak lain yang membutuhkan waktu tidak sedikit.

Beberapa proyek juga sempat macet karena pencairan dana di Perubahan Alokasi Keuangan (PAK) 2020. Termasuk halte yang belum rampung sehingga bakal dilakukan agenda perawatan di tahun 2021. (son/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/