alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Sudah Dipagar, Lapangan Pucang Semakin Representatif

SIDOARJO – Lapangan sepak bola Pucang bakal semakin representatif. Lapangan yang diprioritaskan untuk Sekolah Sepak Bola (SSB) itu akan ditambah saluran pembuangan air.

Saat ini Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo tengah mempersiapkan untuk perbaikan saluran air tersebut. Anggaran juga telah disiapkan untuk jasa konsultan perencanaan Rp 14 juta. “Ini masih persiapan,” kata Kepala Disporapar Sidoarjo Djoko Supriyadi.

Perbaikan saluran pembuangan air itu juga untuk meningkatkan kualitas dari lapangan Pucang. Fungsinya jika hujan, air bisa cepat meresap dan tidak menggenangi lapangan. Dengan demikian lapangan juga bisa digunakan untuk pertandingan meski dalam kondisi hujan.

Disporapar telah berulang kali merevitalisasi lapangan yang ada di belakang SPBU Jalan Raya Jenggolo itu. Mulai dari 2021, lapangan yang dulunya masih penuh rumput liar disulap menjadi lapangan sepak bola dengan lahan yang rata dan rumput yang lebih baik.

Kemudian pada Mei 2022 lalu, Disporapar juga menambah pagar pembatas di sisi barat lapangan itu. Dari pantauan Radar Sidoarjo Jumat (5/8), pembangunan pagar itu juga telah rampung.

Sisi barat lapangan itu tertutup pagar. Ada dua gerbang masuk ke lapangan tersebut. Gerbang itu bertuliskan Delta Pucang Krida. Sementara untuk kondisi rumput juga sudah rata. Rumput di lapangan itu juga disiram secara berkala agar kering.

Djoko sempat mengungkapkan, fungsi lapangan itu bakal menjadi pendamping Stadion Jenggolo. Utamanya untuk SSB yang dipusatkan di lapangan Pucang. Agar rumput di stadion Jenggolo tidak cepat rusak karena terlalu sering digunakan. (son/vga)

SIDOARJO – Lapangan sepak bola Pucang bakal semakin representatif. Lapangan yang diprioritaskan untuk Sekolah Sepak Bola (SSB) itu akan ditambah saluran pembuangan air.

Saat ini Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo tengah mempersiapkan untuk perbaikan saluran air tersebut. Anggaran juga telah disiapkan untuk jasa konsultan perencanaan Rp 14 juta. “Ini masih persiapan,” kata Kepala Disporapar Sidoarjo Djoko Supriyadi.

Perbaikan saluran pembuangan air itu juga untuk meningkatkan kualitas dari lapangan Pucang. Fungsinya jika hujan, air bisa cepat meresap dan tidak menggenangi lapangan. Dengan demikian lapangan juga bisa digunakan untuk pertandingan meski dalam kondisi hujan.

Disporapar telah berulang kali merevitalisasi lapangan yang ada di belakang SPBU Jalan Raya Jenggolo itu. Mulai dari 2021, lapangan yang dulunya masih penuh rumput liar disulap menjadi lapangan sepak bola dengan lahan yang rata dan rumput yang lebih baik.

Kemudian pada Mei 2022 lalu, Disporapar juga menambah pagar pembatas di sisi barat lapangan itu. Dari pantauan Radar Sidoarjo Jumat (5/8), pembangunan pagar itu juga telah rampung.

Sisi barat lapangan itu tertutup pagar. Ada dua gerbang masuk ke lapangan tersebut. Gerbang itu bertuliskan Delta Pucang Krida. Sementara untuk kondisi rumput juga sudah rata. Rumput di lapangan itu juga disiram secara berkala agar kering.

Djoko sempat mengungkapkan, fungsi lapangan itu bakal menjadi pendamping Stadion Jenggolo. Utamanya untuk SSB yang dipusatkan di lapangan Pucang. Agar rumput di stadion Jenggolo tidak cepat rusak karena terlalu sering digunakan. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/