alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Desain Tugu Perempatan Babalayar Libatkan Masyarakat

SIDOARJO – Perempatan Babalayar bakal berganti wajah. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor  tengah berburu desain tugu di lokasi tersebut dengan membuka sayembara. Pesertanya terbuka untuk umum.

Tugu di perempatan Jalan Thamrin, Diponegoro, Teuku Umar dan Jalan Pahlawan itu nantinya menjadi landmark baru Sidoarjo. Sekaligus menjadi tugu ikonik Sidoarjo Gemilang.

Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor itu mempersilahkan kepada masyarakat untuk ikut berpatisipasi dalam sayembara. Menurut dia, sayembara tersebut merupaman bagian dari mengajak partisipasi publik untuk ikut dalam proses pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

“Bukan hanya warga Sidoarjo saja, sayembara ini terbuka untuk umum. Tugu ini akan jadi landmark baru Kota Delta,” ujar Gus Muhdlor Senin, (4/4) di Pendapa Delta Wibawa.

Lebih lanjut, kata Mudhlor, dibangunnya tugu di perempatan Babalayar selain menjadi ikon atau landmark Sidoarjo juga bertujuan mengembalikan lagi kejayaan kawasan. Dulunya lokasi tersebut merupakan pusat keramaian Kota Delta.

Perempatan Babalayar itu menurutnya, bagian dari jantung wajah kota Sidoarjo. Meski tempatnya sangat strategis, selama ini ternyata belum mendapat sentuhan penataan kota.

“Perempatan ini ada di jantung kota Sidoarjo. Harus menjadi oase arsitektural kota di tengah pesatnya aktivitas warga. Tidak seperti sekarang, kelihatan tak tersentuh sama sekali,” ungkapnya

Timeline sayembara pada 7 hingga 22 April pengumpulan desain, kemudian 9 Mei pengumuman desain terpilih dilanjutkan presentasi desain terpilih pada 12 Mei.  Kemudian 6 Mei pengumuman pemenang sayembara.

“Tim jurinya dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI),” pungskas Mudhlor. (rpp/vga)

SIDOARJO – Perempatan Babalayar bakal berganti wajah. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor  tengah berburu desain tugu di lokasi tersebut dengan membuka sayembara. Pesertanya terbuka untuk umum.

Tugu di perempatan Jalan Thamrin, Diponegoro, Teuku Umar dan Jalan Pahlawan itu nantinya menjadi landmark baru Sidoarjo. Sekaligus menjadi tugu ikonik Sidoarjo Gemilang.

Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor itu mempersilahkan kepada masyarakat untuk ikut berpatisipasi dalam sayembara. Menurut dia, sayembara tersebut merupaman bagian dari mengajak partisipasi publik untuk ikut dalam proses pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

“Bukan hanya warga Sidoarjo saja, sayembara ini terbuka untuk umum. Tugu ini akan jadi landmark baru Kota Delta,” ujar Gus Muhdlor Senin, (4/4) di Pendapa Delta Wibawa.

Lebih lanjut, kata Mudhlor, dibangunnya tugu di perempatan Babalayar selain menjadi ikon atau landmark Sidoarjo juga bertujuan mengembalikan lagi kejayaan kawasan. Dulunya lokasi tersebut merupakan pusat keramaian Kota Delta.

Perempatan Babalayar itu menurutnya, bagian dari jantung wajah kota Sidoarjo. Meski tempatnya sangat strategis, selama ini ternyata belum mendapat sentuhan penataan kota.

“Perempatan ini ada di jantung kota Sidoarjo. Harus menjadi oase arsitektural kota di tengah pesatnya aktivitas warga. Tidak seperti sekarang, kelihatan tak tersentuh sama sekali,” ungkapnya

Timeline sayembara pada 7 hingga 22 April pengumpulan desain, kemudian 9 Mei pengumuman desain terpilih dilanjutkan presentasi desain terpilih pada 12 Mei.  Kemudian 6 Mei pengumuman pemenang sayembara.

“Tim jurinya dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI),” pungskas Mudhlor. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/