alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Komisi C Dorong Percepatan Penyerapan Proyek Infrastruktur

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo terus mendorong agar eksekutif mampu dengan cepat menuntaskan permasalahan infrastruktur di Kota Delta. Salah satunya terkait percepatan penyerapan sejumlah proyek pembangunan fisik yang ada di masing-masing dinas di Sidoarjo.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno, Jumat (5/3). Politikus PDIP itu menerangkan, Komisi C juga sengaja menggelar hearing dengan sejumlah dinas yang memiliki proyek pembangunan fisik di tahun anggaran 2021.

Di antaranya Dinas Kesehatan Sidoarjo yang memiliki proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ataupun Dinas Pendidikan yang memiliki proyek rehap dan pembangunan gedung sekolah. “Kami pengin tahu progres yang dilakukan dinas terkait terkait pekerjaan fisik tahun 2021,” katanya.

Suyarno juga menjabarkan, dalam pertemuan itu didapati memang sebagian besar dinas belum banyak melakukan penyerapan anggaran. Utamanya terkait pembangunan fisik sejumlah proyek infrastruktur di dinas masing-masing. “Tahun 2021 ini, anggaran pekerjaan kembali ke masing-masing dinas. Jangan sampai malah macet,” imbuhnya.

Karena itu, lanjut Suyarno, komisi sangat mendorong agar dinas cepat melakukan penyerapan. Sehingga proses lelang dan tentunya pembangunan juga bisa segera dilakukan. “Kalau tidak diserap, Sidoarjo mau jadi apa. Tidak ada perubahan. Padahal kalau APBD sudah di dok, sudah bisa dilakukan penyerapan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Suyarno juga mengakui jika permasalahan SDM dalam hal teknis pengerjaan proyek menjadi kendala tersendiri dari masing-masing dinas. Karena memang tidak semua kepala dinas merupakan orang yang ahli dalam mengurus proyek pengerjaan fisik.

Apalagi sebelumnya permasalahan pengerjaan fisik infrastruktur itu ditempatkan ke Dinas Perumahan, Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR). Berkaitan dengan itu, Suyarno menyarankan agar dinas dapat berkonsultasi dengan tim ahli. Sehingga proyek infrastruktur yang sudah direncanakan tidak macet. (son/opi)

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo terus mendorong agar eksekutif mampu dengan cepat menuntaskan permasalahan infrastruktur di Kota Delta. Salah satunya terkait percepatan penyerapan sejumlah proyek pembangunan fisik yang ada di masing-masing dinas di Sidoarjo.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno, Jumat (5/3). Politikus PDIP itu menerangkan, Komisi C juga sengaja menggelar hearing dengan sejumlah dinas yang memiliki proyek pembangunan fisik di tahun anggaran 2021.

Di antaranya Dinas Kesehatan Sidoarjo yang memiliki proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ataupun Dinas Pendidikan yang memiliki proyek rehap dan pembangunan gedung sekolah. “Kami pengin tahu progres yang dilakukan dinas terkait terkait pekerjaan fisik tahun 2021,” katanya.

Suyarno juga menjabarkan, dalam pertemuan itu didapati memang sebagian besar dinas belum banyak melakukan penyerapan anggaran. Utamanya terkait pembangunan fisik sejumlah proyek infrastruktur di dinas masing-masing. “Tahun 2021 ini, anggaran pekerjaan kembali ke masing-masing dinas. Jangan sampai malah macet,” imbuhnya.

Karena itu, lanjut Suyarno, komisi sangat mendorong agar dinas cepat melakukan penyerapan. Sehingga proses lelang dan tentunya pembangunan juga bisa segera dilakukan. “Kalau tidak diserap, Sidoarjo mau jadi apa. Tidak ada perubahan. Padahal kalau APBD sudah di dok, sudah bisa dilakukan penyerapan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Suyarno juga mengakui jika permasalahan SDM dalam hal teknis pengerjaan proyek menjadi kendala tersendiri dari masing-masing dinas. Karena memang tidak semua kepala dinas merupakan orang yang ahli dalam mengurus proyek pengerjaan fisik.

Apalagi sebelumnya permasalahan pengerjaan fisik infrastruktur itu ditempatkan ke Dinas Perumahan, Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR). Berkaitan dengan itu, Suyarno menyarankan agar dinas dapat berkonsultasi dengan tim ahli. Sehingga proyek infrastruktur yang sudah direncanakan tidak macet. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/