alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Lintasan Atletik Mengelupas, Revitalisasi Belum Dianggarkan

SIDOARJO – Keinginan para pelari memiliki lintasan atletik baru di tahun 2022 nampaknya kembali kandas. Karena, proyek itu tidak mendapat alokasi anggaran di tahun 2022.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Djoko Supriyadi mengungkapkan, rencana revitalisasi lintasan atletik di GOR Sidoarjo itu harus ditunda. Sehingga tidak diusulkan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

“Sudah dibahas untuk tidak diajukan,” kata Djoko, Selasa (3/8).

Dia menambahkan, penundaan itu juga atas sejumlah pertimbangan. Salah satunya program prioritas yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah.

“Penanggulangan dampak Covid-19 jadi utama,” kata mantan Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo itu.

Jika masalah Covid-19 sudah terkendali dan kapasitas anggaran mumpuni, revitalisasi lintasan atletik akan disulkan lagi. Mengingat kondisi lintasan itu juga sudah tidak layak. Beberapa titik juga telah mengelupas.

Dia mengungkapkan, lintasan tersebut sudah berusia 20 tahun sejak PON XV 2000. Harapannya dengan revitalisasi itu ingin mengangkat kembali citra stadion Gelora Delta menjadi stadion internasional.

“Kawasan GOR Sidoarjo memang perlu direvitalisasi karena memang potensial untuk menggelar event nasional ataupun internasional. Karena selain dekat dengan Surabaya, Sidoarjo juga memiliki sarana transportasi yang strategis,” terangnya.

Rencana sebelumnya, lintasan atletik itu akan dipugar dengan anggaran Rp 10 miliar. Tetapi berulang kali anggaran terpaksa direfocusing untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19. (son/vga)

SIDOARJO – Keinginan para pelari memiliki lintasan atletik baru di tahun 2022 nampaknya kembali kandas. Karena, proyek itu tidak mendapat alokasi anggaran di tahun 2022.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Djoko Supriyadi mengungkapkan, rencana revitalisasi lintasan atletik di GOR Sidoarjo itu harus ditunda. Sehingga tidak diusulkan dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

“Sudah dibahas untuk tidak diajukan,” kata Djoko, Selasa (3/8).

Dia menambahkan, penundaan itu juga atas sejumlah pertimbangan. Salah satunya program prioritas yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah.

“Penanggulangan dampak Covid-19 jadi utama,” kata mantan Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo itu.

Jika masalah Covid-19 sudah terkendali dan kapasitas anggaran mumpuni, revitalisasi lintasan atletik akan disulkan lagi. Mengingat kondisi lintasan itu juga sudah tidak layak. Beberapa titik juga telah mengelupas.

Dia mengungkapkan, lintasan tersebut sudah berusia 20 tahun sejak PON XV 2000. Harapannya dengan revitalisasi itu ingin mengangkat kembali citra stadion Gelora Delta menjadi stadion internasional.

“Kawasan GOR Sidoarjo memang perlu direvitalisasi karena memang potensial untuk menggelar event nasional ataupun internasional. Karena selain dekat dengan Surabaya, Sidoarjo juga memiliki sarana transportasi yang strategis,” terangnya.

Rencana sebelumnya, lintasan atletik itu akan dipugar dengan anggaran Rp 10 miliar. Tetapi berulang kali anggaran terpaksa direfocusing untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/