alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Komisi E DPRD Jatim, Rekomendasikan Depo Arsip Segera Direnovasi

SINERGIS : Rombongan  Komisi E DPRD Jatim, berfoto bersama dengan Kepala Dinas Perpussip Tiat S. Suwardi (jilbab biru) di Depo Arsip Pandaan.

 

PANDAAN-Komisi E, DPRD Jawa Timur, melakukan kunjungan ke Depo Penyimpanan Arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpussip) Jawa Timur di Pandaan, Jumat (1/4). Hasil dari kunjungan tersebut,  komisi E merekomendasikan agar depo tersebut segera direhab.

Tampak beberapa bagian lantai, keramiknya mengelupas. Begitu pula dengan lapisan dinding. Plafon pun ada yang rontok. Ruangan penyimpanan terkesan gelap dan pengab, sehingga dianggap tidak layak sebagai ruang penyimpanan. Padahal keberatan depo dianggap sangat penting.

“Perlu segera direhab ini,” kata Wakil Ketua Komisi E, Hikmah Bafaqih.

Menurut Hikmah, sebagian orang memang kurang menghargai arsip. Namun dari apa yang disaksikannya bersama rombongan komisi E, terlihat banyak arsip yang terselamatkan.

PENGELOLAAN: Kepala Dinas Perpussip Jatim, Tiat S. Suwardi menunjukkan beberapa arsip yang tersipan di depo arsip.

Dalam kunjungan tersebut, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ir. Tiat S. Suwardi menunjukkan kondisi arsip yang tertata rapi di depo. Sehingga untuk mencari arsip yang dicari pun relatif mudah.

“Memang pengelolaan arsip benar harus dimulai dari hulu yaitu OPD-OPD (organisasi perangkat daerah). Kalau di sini kan hilirnya,” kata Hikmah.

Sementara itu, Artono, Wakil Ketua komisi E menambahkan, kondisi depo perlu perbaikan segera. “Depo ini berisi barang (arsip) yang rahasia dan dibutuhkan sepanjang masa. Kalau tempatnya rusak, dikhawatirkan yang tersipam di dalamnya akan rusak. Karena itu Komisi E akan bantu penganggaran perbaikannya,” kata Artono.

Artono juga menilai, keberadaan depo sangat membantu biro-biro atau dinas yang menyimpan arsipnya. “Ini sudah luar biasa. Karena kalau disimpan di kantor, arsipnya akan menumpuk,” ucapnya.

Artono mengimbau bagi OPD-OPD yang belum melakukan penanganan arsip dengan baik, segera berkoordinasi dengan dinas perpustaan dan kearsipan.

”Fasilitas yang sudah ada ini harus dimanfaatkan. Tetapi gedungnya  perlu segera ada perbaikan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan  Kearsipan Jawa Timur,  Tiat berharap segera ada perbaikan substansi, maupun sarana dan prasarana. “Secara substansi, kami terus bergerak melakukan kegiatan, agar setiap OPD segera menangani arsip dengan baik, karena aturan-aturannya sudah ada. Bahkan tahun 2021, kami juara nasional untuk sistem informasi kearsipan. Sedangkan untuk sarana prasana, perlunya segera ada perbaikan,” katanya. (*)

SINERGIS : Rombongan  Komisi E DPRD Jatim, berfoto bersama dengan Kepala Dinas Perpussip Tiat S. Suwardi (jilbab biru) di Depo Arsip Pandaan.

 

PANDAAN-Komisi E, DPRD Jawa Timur, melakukan kunjungan ke Depo Penyimpanan Arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpussip) Jawa Timur di Pandaan, Jumat (1/4). Hasil dari kunjungan tersebut,  komisi E merekomendasikan agar depo tersebut segera direhab.

Tampak beberapa bagian lantai, keramiknya mengelupas. Begitu pula dengan lapisan dinding. Plafon pun ada yang rontok. Ruangan penyimpanan terkesan gelap dan pengab, sehingga dianggap tidak layak sebagai ruang penyimpanan. Padahal keberatan depo dianggap sangat penting.

“Perlu segera direhab ini,” kata Wakil Ketua Komisi E, Hikmah Bafaqih.

Menurut Hikmah, sebagian orang memang kurang menghargai arsip. Namun dari apa yang disaksikannya bersama rombongan komisi E, terlihat banyak arsip yang terselamatkan.

PENGELOLAAN: Kepala Dinas Perpussip Jatim, Tiat S. Suwardi menunjukkan beberapa arsip yang tersipan di depo arsip.

Dalam kunjungan tersebut, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ir. Tiat S. Suwardi menunjukkan kondisi arsip yang tertata rapi di depo. Sehingga untuk mencari arsip yang dicari pun relatif mudah.

“Memang pengelolaan arsip benar harus dimulai dari hulu yaitu OPD-OPD (organisasi perangkat daerah). Kalau di sini kan hilirnya,” kata Hikmah.

Sementara itu, Artono, Wakil Ketua komisi E menambahkan, kondisi depo perlu perbaikan segera. “Depo ini berisi barang (arsip) yang rahasia dan dibutuhkan sepanjang masa. Kalau tempatnya rusak, dikhawatirkan yang tersipam di dalamnya akan rusak. Karena itu Komisi E akan bantu penganggaran perbaikannya,” kata Artono.

Artono juga menilai, keberadaan depo sangat membantu biro-biro atau dinas yang menyimpan arsipnya. “Ini sudah luar biasa. Karena kalau disimpan di kantor, arsipnya akan menumpuk,” ucapnya.

Artono mengimbau bagi OPD-OPD yang belum melakukan penanganan arsip dengan baik, segera berkoordinasi dengan dinas perpustaan dan kearsipan.

”Fasilitas yang sudah ada ini harus dimanfaatkan. Tetapi gedungnya  perlu segera ada perbaikan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan  Kearsipan Jawa Timur,  Tiat berharap segera ada perbaikan substansi, maupun sarana dan prasarana. “Secara substansi, kami terus bergerak melakukan kegiatan, agar setiap OPD segera menangani arsip dengan baik, karena aturan-aturannya sudah ada. Bahkan tahun 2021, kami juara nasional untuk sistem informasi kearsipan. Sedangkan untuk sarana prasana, perlunya segera ada perbaikan,” katanya. (*)

Most Read

Berita Terbaru


/