alexametrics
32 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Waspada Omicron, Komisi D Minta Pengetatan Pintu Masuk Sidoarjo

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo diminta untuk melakukan sejumlah langkah antisipasi masuknya Omicron di Kota Delta. Sebab Sidoarjo mempunyai dua pintu masuk. Yakni Bandara Internasional Juanda dan Terminal Purabaya.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, saat ini memang belum ada kasus Omicron yang terdeteksi di Sidoarjo. Namun, tetap harus mengantisipasi. Koordinasi perlu dilakukan dengan berbagai pihak. Baik dengan KKP maupun dengan pihak Bandara Juanda.

“Untuk melakukan pengetatan terhadap keluar masuknya warga,” ujarnya.

Dinas Kesehatan juga diminta untuk melakukan persiapan jika terjadi penyebaran virus Omicron di Sidoarjo. Seperti tes PCR cepat, ruang isolasi dan sebagainya.

“Perlu diperketat lagi beberapa titik, terutama di pintu-pintu keluar masuknya orang di luar Sidoarjo,” imbuhnya.

Selain itu juga perlu dilakukan tracing terhadap warga jika nantinya diketahui terpapar virus Omicron. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas lagi.

Meski begitu, dia meminta masyarakat untuk tidak panik. Namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Protokol kesehatan juga harus diperketat. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta percepat vaksinasi. (nis/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo diminta untuk melakukan sejumlah langkah antisipasi masuknya Omicron di Kota Delta. Sebab Sidoarjo mempunyai dua pintu masuk. Yakni Bandara Internasional Juanda dan Terminal Purabaya.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, saat ini memang belum ada kasus Omicron yang terdeteksi di Sidoarjo. Namun, tetap harus mengantisipasi. Koordinasi perlu dilakukan dengan berbagai pihak. Baik dengan KKP maupun dengan pihak Bandara Juanda.

“Untuk melakukan pengetatan terhadap keluar masuknya warga,” ujarnya.

Dinas Kesehatan juga diminta untuk melakukan persiapan jika terjadi penyebaran virus Omicron di Sidoarjo. Seperti tes PCR cepat, ruang isolasi dan sebagainya.

“Perlu diperketat lagi beberapa titik, terutama di pintu-pintu keluar masuknya orang di luar Sidoarjo,” imbuhnya.

Selain itu juga perlu dilakukan tracing terhadap warga jika nantinya diketahui terpapar virus Omicron. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas lagi.

Meski begitu, dia meminta masyarakat untuk tidak panik. Namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Protokol kesehatan juga harus diperketat. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta percepat vaksinasi. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/