alexametrics
29 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Diduga Terpeleset, Nenek Tewas Tercebur Sungai

SIDOARJO – Seorang nenek, Mujiati, 74, warga Desa Ploso RT 07/RW 02, Kecamatan Krembung ditemukan tewas tenggelam di sungai, Minggu (1/10). Nenek yang setiap harinya bertani itu ditemukan mengapung di sungai Desa Jenggot RT 07/RW 04 Kecamatan Krembung.

Kapolsek Krembung AKP H. Purwanto mengatakan, peristiwa tenggelamnya nenek tersebut diketahui sekitar pukul 16.00. Pada awalnya, warga sekitar melihat korban sudah tenggelam dalam posisi tengkurap. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Ketua RT 07/RW 04 Desa Jenggot. “Posisi korban tengkurap dan tersangkut di kayu jamban sungai dalam keadaan telanjang,” katanya kepada Radar Sidoarjo.

Saat itu, warga kemudian melaporkan ke Mapolsek Krembung. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi lalu mengevakuasi korban. Proses evakuasi melibatkan petugas Medis Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Gasum Porong.

Korban dibawa memakai ambulan menuju ruang forensik rumah sakit. Saat itu petugas belum mengetahui indentitas korban. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 18.00 Sekdes Desa Ploso Ali Mas’ud memberitahu, jika korban merupakan warganya.

“Kemudian sekitar pukul 18.48 keluarga korban, yaitu anak kandung dan cucunya mendatangi rumah sakit, dan memastikan jika korban adalah keluarganya,” ujarnya.

Purwanto menuturkan, dari keterangan yang diperoleh keluarga korban, jika korban punya kebiasaan buang air besar di jamban sungai di belakang rumahnya. Jaraknya hanya sekitar 10 meter. Korban juga diketahui tinggal dengan cucunya, Solikin.

Namun sejak pagi, sekitar pukul 09.00, Solikin meninggalkan korban seorang diri di dalam rumah. Cucu korban berbelanja ke Pasar Porong untuk keperluan sehari-hari. Kemudian pukul 15.30 saat Solikin pulang, korban sudah tak ada di rumah.

“Jadi, cucu korban mengira korban tengah bermain ke tetangga korban,” kata Purwanto.
Kemudian saat adzan maghrib, Solikin baru mendapat kabar dari tetangganya jika ada penemuan mayat di sungai Desa Jenggot. Saat melihat foto korban, Solikin menyadari jika mayat tersebut adalah neneknya.

Tak lama, Solikin bersama pamannya, kemudian menuju rumah sakit. “Karena punya kebiasaan buang air besar di jamban itu, kemudian diduga terpeleset dan jatuh ke kali, karena korban memiliki riwayat penyakit rematik dan vertigo,” jelasnya. (far/nis)

SIDOARJO – Seorang nenek, Mujiati, 74, warga Desa Ploso RT 07/RW 02, Kecamatan Krembung ditemukan tewas tenggelam di sungai, Minggu (1/10). Nenek yang setiap harinya bertani itu ditemukan mengapung di sungai Desa Jenggot RT 07/RW 04 Kecamatan Krembung.

Kapolsek Krembung AKP H. Purwanto mengatakan, peristiwa tenggelamnya nenek tersebut diketahui sekitar pukul 16.00. Pada awalnya, warga sekitar melihat korban sudah tenggelam dalam posisi tengkurap. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Ketua RT 07/RW 04 Desa Jenggot. “Posisi korban tengkurap dan tersangkut di kayu jamban sungai dalam keadaan telanjang,” katanya kepada Radar Sidoarjo.

Saat itu, warga kemudian melaporkan ke Mapolsek Krembung. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi lalu mengevakuasi korban. Proses evakuasi melibatkan petugas Medis Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Gasum Porong.

Korban dibawa memakai ambulan menuju ruang forensik rumah sakit. Saat itu petugas belum mengetahui indentitas korban. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 18.00 Sekdes Desa Ploso Ali Mas’ud memberitahu, jika korban merupakan warganya.

“Kemudian sekitar pukul 18.48 keluarga korban, yaitu anak kandung dan cucunya mendatangi rumah sakit, dan memastikan jika korban adalah keluarganya,” ujarnya.

Purwanto menuturkan, dari keterangan yang diperoleh keluarga korban, jika korban punya kebiasaan buang air besar di jamban sungai di belakang rumahnya. Jaraknya hanya sekitar 10 meter. Korban juga diketahui tinggal dengan cucunya, Solikin.

Namun sejak pagi, sekitar pukul 09.00, Solikin meninggalkan korban seorang diri di dalam rumah. Cucu korban berbelanja ke Pasar Porong untuk keperluan sehari-hari. Kemudian pukul 15.30 saat Solikin pulang, korban sudah tak ada di rumah.

“Jadi, cucu korban mengira korban tengah bermain ke tetangga korban,” kata Purwanto.
Kemudian saat adzan maghrib, Solikin baru mendapat kabar dari tetangganya jika ada penemuan mayat di sungai Desa Jenggot. Saat melihat foto korban, Solikin menyadari jika mayat tersebut adalah neneknya.

Tak lama, Solikin bersama pamannya, kemudian menuju rumah sakit. “Karena punya kebiasaan buang air besar di jamban itu, kemudian diduga terpeleset dan jatuh ke kali, karena korban memiliki riwayat penyakit rematik dan vertigo,” jelasnya. (far/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/