alexametrics
28 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Sistem Perizinan OSS Berbasis Risiko Masih Disempurnakan

SIDOARJO – Untuk memudahkan layanan perizinan, pemerintah pusat mengubah sistem perizinan online terintegrasi. Online Single Submission (OSS) versi 1.1 menjadi versi baru, OSS Risk-Based Approach (OSS-RBA) atau perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik berbasis risiko.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo Wahyu Herison Made mengatakan, seharusnya secara resmi mulai Senin (2/8) OSS RBA ini bisa digunakan.

“Ada pemberitahuan ulang bahwa penerapan OSS RBA diundur. Sistem layanan perlu disempurnakan,” terangnya, kemarin.

Sebelumnya OSS RBA pernah mengalami dua kali penundaan yakni 2 Juni dan 2 Juli. Saat penundaan di bulan Juni dan Juli tersebut pemohon bisa mengakses izin usaha menggunakan OSS versi 1.1.

Kali ini OSS versi 1.1 telah dihentikan operasionalnya mulai 30 Juli. Maka Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal belum memberikan pelayanan perizinan berusaha sampai OSS RBA efektif diberlakukan.

Meskipun demikian melalui OSS RBA mengurus perizinan berusaha menjadi lebih mudah. Perizinan akan diproses melalui satu sistem saja.

“Harapannya bisa semakin meningkatkan investasi di Sidoarjo. Sehingga, perekonomian akan bertambah menggeliat. Sistem OSS RBA bisa diaplikasikan untuk pengurusan perizinan yang lebih mudah,” jelasnya.

Sistem baru yang lebih ringkas dan cepat di Kota Delta OSS RBA sudah disosialisasikan sejak Mei. Dan diharapkan bisa dipahami oleh para pengusaha di Sidoarjo.

“OSS RBA dinilai lebih memudahkan penerbitan izin usaha. Proses dilakukan berdasarkan pengelompokkan usaha yang memiliki risiko rendah, menengah, dan tinggi,” ujarnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Untuk memudahkan layanan perizinan, pemerintah pusat mengubah sistem perizinan online terintegrasi. Online Single Submission (OSS) versi 1.1 menjadi versi baru, OSS Risk-Based Approach (OSS-RBA) atau perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik berbasis risiko.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo Wahyu Herison Made mengatakan, seharusnya secara resmi mulai Senin (2/8) OSS RBA ini bisa digunakan.

“Ada pemberitahuan ulang bahwa penerapan OSS RBA diundur. Sistem layanan perlu disempurnakan,” terangnya, kemarin.

Sebelumnya OSS RBA pernah mengalami dua kali penundaan yakni 2 Juni dan 2 Juli. Saat penundaan di bulan Juni dan Juli tersebut pemohon bisa mengakses izin usaha menggunakan OSS versi 1.1.

Kali ini OSS versi 1.1 telah dihentikan operasionalnya mulai 30 Juli. Maka Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal belum memberikan pelayanan perizinan berusaha sampai OSS RBA efektif diberlakukan.

Meskipun demikian melalui OSS RBA mengurus perizinan berusaha menjadi lebih mudah. Perizinan akan diproses melalui satu sistem saja.

“Harapannya bisa semakin meningkatkan investasi di Sidoarjo. Sehingga, perekonomian akan bertambah menggeliat. Sistem OSS RBA bisa diaplikasikan untuk pengurusan perizinan yang lebih mudah,” jelasnya.

Sistem baru yang lebih ringkas dan cepat di Kota Delta OSS RBA sudah disosialisasikan sejak Mei. Dan diharapkan bisa dipahami oleh para pengusaha di Sidoarjo.

“OSS RBA dinilai lebih memudahkan penerbitan izin usaha. Proses dilakukan berdasarkan pengelompokkan usaha yang memiliki risiko rendah, menengah, dan tinggi,” ujarnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/