alexametrics
30 C
Sidoarjo
Monday, 8 August 2022

Lengkapi Alkes dan Sarpras RSUD Barat Pakai BTT

SIDOARJO – Pemenuhan alat kesehatan (alkes) serta Sarana dan Prasarana (sarpras) RSUD barat terus dilakukan. Apalagi bulan depan rencananya dilakukan grand launching. Rumah sakit yang ada di Kecamatan Krian tersebut harus sudah siap untuk melayani masyarakat di sekitarnya.

Untuk bisa memenuhi kekurangan alkes dan sarpras, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo drg Syaf Satriawarman mengaku membutuhkan anggaran yang cukup besar. Yakni sekitar Rp 32 miliar.

Namun hingga saat ini baru bisa dipenuhi Rp 8 miliar. Anggaran tersebut diambilkan dari pos BTT. ”Untuk sementara, demi menyempurnakan layanan,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Aditya Nindyatman mengatakan, kebutuhan anggaran untuk RSUD barat memang belum bisa tercukupi tahun ini. Bahkan dalam perubahan APBD 2022, dia belum bisa memastikan adanya tambahan anggaran. ”Mungkin bisa, tapi sulit,” ujarnya.

Hal itu karena saat ini ada defisit pendapatan. Beberapa program bahkan harus direfocusing. Anggarannya dialihkan untuk program pembangunan prioritas.

Meski begitu, pemenuhan kebutuhan anggaran untuk menyempurnakan alkes dan sarpras RSUD Sibar akan terus dilakukan. ”Tahun depan direncanakan kembali anggaran belanjanya,” pungkasnya. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Pemenuhan alat kesehatan (alkes) serta Sarana dan Prasarana (sarpras) RSUD barat terus dilakukan. Apalagi bulan depan rencananya dilakukan grand launching. Rumah sakit yang ada di Kecamatan Krian tersebut harus sudah siap untuk melayani masyarakat di sekitarnya.

Untuk bisa memenuhi kekurangan alkes dan sarpras, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo drg Syaf Satriawarman mengaku membutuhkan anggaran yang cukup besar. Yakni sekitar Rp 32 miliar.

Namun hingga saat ini baru bisa dipenuhi Rp 8 miliar. Anggaran tersebut diambilkan dari pos BTT. ”Untuk sementara, demi menyempurnakan layanan,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Aditya Nindyatman mengatakan, kebutuhan anggaran untuk RSUD barat memang belum bisa tercukupi tahun ini. Bahkan dalam perubahan APBD 2022, dia belum bisa memastikan adanya tambahan anggaran. ”Mungkin bisa, tapi sulit,” ujarnya.

Hal itu karena saat ini ada defisit pendapatan. Beberapa program bahkan harus direfocusing. Anggarannya dialihkan untuk program pembangunan prioritas.

Meski begitu, pemenuhan kebutuhan anggaran untuk menyempurnakan alkes dan sarpras RSUD Sibar akan terus dilakukan. ”Tahun depan direncanakan kembali anggaran belanjanya,” pungkasnya. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/