alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Rencana Pembangunan Liponsos di Sidoarjo Mundur Lagi

SIDOARJO – Rencana Pemkab Sidoarjo untuk memindahkan Liponsos tertunda lagi. Tahun ini tidak ada anggaran untuk pembangunan gedung Liponsos di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Bangun Winarso membenarkan hal tersebut. Sebenarnya saat ini lokasi sudah siap untuk dilakukan pembangunan. Sebab tahun lalu sudah dilakukan pengurukan di lahan seluas 2 hektare tersebut.

Namun, karena banyak prioritas lainnya yang harus dituntaskan tahun ini, sehingga pembangunan fisik Liponsos ditunda dulu. Sebelumnya pada 2020 sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan fisik. “Terkena refocusing untuk penanganan Covid-19,” katanya.

Kemudian pada 2021 hanya ada anggaran yang cukup untuk pengurukan. Sebesar Rp 5,7 miliar. Seharusnya tahun ini mulai dilakukan pembangunan fisiknya. “Tetapi anggarannya kembali tercoret,” imbuhnya.

Kebutuhan Liponsos baru memang perlu, tetapi dinilai tidak mendesak. Saat ini Liponsos masih menggunakan gedung eks SMAN 2 Sidoarjo yang ada di Sidokare. Sebenarnya gedung tersebut juga sudah overload. Hanya mampu menampung 75 orang.

Dengan adanya Liponsos baru, diharapkan penanganan terhadap penghuninya bisa lebih spesifik. Gedung baru Liponsos nantinya bakal bisa menampung 200 orang. Di dalamnya juga akan termasuk ruang isolasi. (nis/vga)

SIDOARJO – Rencana Pemkab Sidoarjo untuk memindahkan Liponsos tertunda lagi. Tahun ini tidak ada anggaran untuk pembangunan gedung Liponsos di Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Bangun Winarso membenarkan hal tersebut. Sebenarnya saat ini lokasi sudah siap untuk dilakukan pembangunan. Sebab tahun lalu sudah dilakukan pengurukan di lahan seluas 2 hektare tersebut.

Namun, karena banyak prioritas lainnya yang harus dituntaskan tahun ini, sehingga pembangunan fisik Liponsos ditunda dulu. Sebelumnya pada 2020 sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan fisik. “Terkena refocusing untuk penanganan Covid-19,” katanya.

Kemudian pada 2021 hanya ada anggaran yang cukup untuk pengurukan. Sebesar Rp 5,7 miliar. Seharusnya tahun ini mulai dilakukan pembangunan fisiknya. “Tetapi anggarannya kembali tercoret,” imbuhnya.

Kebutuhan Liponsos baru memang perlu, tetapi dinilai tidak mendesak. Saat ini Liponsos masih menggunakan gedung eks SMAN 2 Sidoarjo yang ada di Sidokare. Sebenarnya gedung tersebut juga sudah overload. Hanya mampu menampung 75 orang.

Dengan adanya Liponsos baru, diharapkan penanganan terhadap penghuninya bisa lebih spesifik. Gedung baru Liponsos nantinya bakal bisa menampung 200 orang. Di dalamnya juga akan termasuk ruang isolasi. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/