alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

3 Rumah Pompa Siap Dibangun di Tanggulangin, Anggarkan Rp 18 Miliar

SIDOARJO – Mengawali tahun 2022, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengecek lokasi rencana pembangunan rumah pompa. Salah satunya di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin. Tidak sendiri, dia didampingi oleh Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan dan Camat Tanggulangin Sabino Mariano.

Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut mengatakan, tahun ini sudah disediakan anggaran untuk membangun pompa lengkap dengan rumah pompanya. Lokasinya ada di Desa Banjarpanji, Banjarasri, dan Kedungpeluk. Sebab di tiga desa tersebut menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Tahun lalu, langkah penanganan maksimal dilakukan untuk mengatasi banjir. Mulai dari pengurukan hingga penyediaan pompa portabel. Namun, menurut dia harus ada langkah yang konkrit untuk mengatasi banjir secara permanen.

“Harus ada rumah pompa dan pompa permanen,” katanya.

Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan DPUBMSDA Sidoarjo Rizal Asnan menjelaskan, musim hujan akhir tahun lalu pompa yang sanggup disediakan memang pompa portabel. Hal itu karena ada keterbatasan anggaran. “Sedangkan untuk mengatasi banjir di 3 desa ini butuh langkah cepat,” imbuhnya.

Diakuinya, keberadaan pompa itu sangat membantu mempercepat penurunan genangan di permukiman warga. Ketika debit air tinggi, pompa dinyalakan selama 24 jam. Namun ketika tidak terlalu tinggi, hanya menyala dari pagi hingga pukul 21.00.

Tahun ini rumah pompa akan dibangun di tiga titik untuk mencegah banjir. Setiap titik dialokasikan anggaran sebesa Rp 6 miliar. Kekuatan pompanya pun cukup besar. Yakni 2.500 liter per detik. Dengan begitu, ketika hujan turun tidak sampai ada genangan di permukiman warga.

Menurut Rizal, saat ini kondisi ketiga desa tersebut cukup aman. Meski hujan deras tidak sampai menggenang di permukiman. Selain karena adanya pengurukan juga karena ada pengawasan pada kerja pompa. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Mengawali tahun 2022, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengecek lokasi rencana pembangunan rumah pompa. Salah satunya di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin. Tidak sendiri, dia didampingi oleh Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan dan Camat Tanggulangin Sabino Mariano.

Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut mengatakan, tahun ini sudah disediakan anggaran untuk membangun pompa lengkap dengan rumah pompanya. Lokasinya ada di Desa Banjarpanji, Banjarasri, dan Kedungpeluk. Sebab di tiga desa tersebut menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Tahun lalu, langkah penanganan maksimal dilakukan untuk mengatasi banjir. Mulai dari pengurukan hingga penyediaan pompa portabel. Namun, menurut dia harus ada langkah yang konkrit untuk mengatasi banjir secara permanen.

“Harus ada rumah pompa dan pompa permanen,” katanya.

Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan DPUBMSDA Sidoarjo Rizal Asnan menjelaskan, musim hujan akhir tahun lalu pompa yang sanggup disediakan memang pompa portabel. Hal itu karena ada keterbatasan anggaran. “Sedangkan untuk mengatasi banjir di 3 desa ini butuh langkah cepat,” imbuhnya.

Diakuinya, keberadaan pompa itu sangat membantu mempercepat penurunan genangan di permukiman warga. Ketika debit air tinggi, pompa dinyalakan selama 24 jam. Namun ketika tidak terlalu tinggi, hanya menyala dari pagi hingga pukul 21.00.

Tahun ini rumah pompa akan dibangun di tiga titik untuk mencegah banjir. Setiap titik dialokasikan anggaran sebesa Rp 6 miliar. Kekuatan pompanya pun cukup besar. Yakni 2.500 liter per detik. Dengan begitu, ketika hujan turun tidak sampai ada genangan di permukiman warga.

Menurut Rizal, saat ini kondisi ketiga desa tersebut cukup aman. Meski hujan deras tidak sampai menggenang di permukiman. Selain karena adanya pengurukan juga karena ada pengawasan pada kerja pompa. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/