alexametrics
27 C
Sidoarjo
Thursday, 19 May 2022

Pemkab Dorong Kemitraan Petani Tebu

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali meminta Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani tebu, kemitraan petani tebu dengan pabrik gula dalam hal pembiayaan, budidaya, pengelolaan hingga hasil tebu.

Gus Muhdlor, sapaan akrabnya, mengatakan jika terjalin kemitraan dengan baik antara petani tebu Sidoarjo dengan pabrik gula serta asosiasi pedagang pasar mendorong pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan, membantu untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri.

“Area tebu di Kabupaten Sidoarjo di tahun 2020 seluas 4.557 hektare, dengan hasil produksi 24.032 ton. Dari jumlah tersebut 90 persen dilelang bersama dan 10 persen dikonsumsi petani,” jelas Muhdlor.

Lebih lanjut sesuai target swasembada gula nasional 2020-2023 memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Upaya memenuhi sasaran pencapaian swasembada gula ini harus dilakukan secara terpadu antara sektor olivam dan ovam.

Melalui peningkatan produksi produktivitas tebu dan randemen dengan melakukan kegiatan intensifikasi bongkar atum dan rawat ratum.

Sehingga pelaksanakaan pembangunan pertanian secara umum harus mengarah pada mengembangkan dan menerapkan mekanisme pertanian baik pra maupun pasca panen serta pemanfaatan inovasi teknologi, ekspansi optimalisasi pemanfaatan lahan secara maksimal, kemitraan yang baik untuk pembelian hasil produksi petani, hingga mengembangkan bibit tebu. (rpp/opi)

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali meminta Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani tebu, kemitraan petani tebu dengan pabrik gula dalam hal pembiayaan, budidaya, pengelolaan hingga hasil tebu.

Gus Muhdlor, sapaan akrabnya, mengatakan jika terjalin kemitraan dengan baik antara petani tebu Sidoarjo dengan pabrik gula serta asosiasi pedagang pasar mendorong pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan, membantu untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri.

“Area tebu di Kabupaten Sidoarjo di tahun 2020 seluas 4.557 hektare, dengan hasil produksi 24.032 ton. Dari jumlah tersebut 90 persen dilelang bersama dan 10 persen dikonsumsi petani,” jelas Muhdlor.

Lebih lanjut sesuai target swasembada gula nasional 2020-2023 memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Upaya memenuhi sasaran pencapaian swasembada gula ini harus dilakukan secara terpadu antara sektor olivam dan ovam.

Melalui peningkatan produksi produktivitas tebu dan randemen dengan melakukan kegiatan intensifikasi bongkar atum dan rawat ratum.

Sehingga pelaksanakaan pembangunan pertanian secara umum harus mengarah pada mengembangkan dan menerapkan mekanisme pertanian baik pra maupun pasca panen serta pemanfaatan inovasi teknologi, ekspansi optimalisasi pemanfaatan lahan secara maksimal, kemitraan yang baik untuk pembelian hasil produksi petani, hingga mengembangkan bibit tebu. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/