alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Sejumlah Bangli di Lokasi Flyover Krian Mulai Dibongkar

SIDOARJO – Pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Krian mulai berjalan. Rabu (2/3) adalah deadline pembongkaran bangunan liar (bangli) dari surat peringatan pertama yang diberikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo. Hasilnya, sudah ada beberapa bangli yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

Plt Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Dwi Eko mengatakan, masih ada beberapa bangli yang belum dibongkar. Pihaknya akan kembali mengirimkan surat peringatan ke-2 pada 9 Maret mendatang. Dia berharap semua bangli sudah dibongkar saat itu.

Selain bangli, ada juga beberapa bangunan milik warga. Rinciannya 10 letter C dan 5 SHM. Untuk membebaskan bangunan tersebut perlu dilakukan appraisal terlebih dahulu. “Saat ini masih proses persiapan dan pendataan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Sidoarjo M Nizar berharap pembangunan Flyover Krian berjalan lancar. Bisa tepat waktu dan tidak molor.

“Jangan sampai molor seperti pembangunan frontage road,” ujarnya.

Dia menekankan, agar Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam hal pembebasan lahan ini. Pihaknya berharap tidak ada kendala dalam pembebasan lahan. Sehingga pembangunan FO bisa cepat dilakukan dan cepat selesai.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo itu mengatakan, penentuan nilai appraisal juga harus disesuaikan dengan kondisi terbaru saat ini. Jangan sampai nilai tanah permeternya yang bakal dibebaskan justru tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Politikus Golkar itu melanjutkan, masyarakat sudah lama menantikan penyelesaian masalah macet di simpang empat tersebut. Menurutnya kemacetan di sana sudah parah. Sehingga peranan pemerintah untuk mengurai masalah itu sangat dibutuhkan. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Krian mulai berjalan. Rabu (2/3) adalah deadline pembongkaran bangunan liar (bangli) dari surat peringatan pertama yang diberikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo. Hasilnya, sudah ada beberapa bangli yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

Plt Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Dwi Eko mengatakan, masih ada beberapa bangli yang belum dibongkar. Pihaknya akan kembali mengirimkan surat peringatan ke-2 pada 9 Maret mendatang. Dia berharap semua bangli sudah dibongkar saat itu.

Selain bangli, ada juga beberapa bangunan milik warga. Rinciannya 10 letter C dan 5 SHM. Untuk membebaskan bangunan tersebut perlu dilakukan appraisal terlebih dahulu. “Saat ini masih proses persiapan dan pendataan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Sidoarjo M Nizar berharap pembangunan Flyover Krian berjalan lancar. Bisa tepat waktu dan tidak molor.

“Jangan sampai molor seperti pembangunan frontage road,” ujarnya.

Dia menekankan, agar Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam hal pembebasan lahan ini. Pihaknya berharap tidak ada kendala dalam pembebasan lahan. Sehingga pembangunan FO bisa cepat dilakukan dan cepat selesai.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo itu mengatakan, penentuan nilai appraisal juga harus disesuaikan dengan kondisi terbaru saat ini. Jangan sampai nilai tanah permeternya yang bakal dibebaskan justru tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Politikus Golkar itu melanjutkan, masyarakat sudah lama menantikan penyelesaian masalah macet di simpang empat tersebut. Menurutnya kemacetan di sana sudah parah. Sehingga peranan pemerintah untuk mengurai masalah itu sangat dibutuhkan. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/