alexametrics
24 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Revitalisasi Ditunda, Tempat Pelelangan Ikan Sidoarjo Hanya Pemeliharaan

SIDOARJO – Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Lingkar Timur nampaknya tidak  bisa dilakukan tahun ini. Dinas Perikanan Sidoarjo hanya bakal melakukan pemeliharaan rutin.

Revitalisasi belum bisa dilakukan karena terkendala anggaran. Alokasi anggaran belum mendapat persetujuan karena masih dialihkan ke program yang lebih prioritas.

Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo Bachruni Aryawan mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan perbaikan ringan di tempat lelang ikan itu. “Anggarannya sekitar Rp 180 juta,” terangnya, Jumat (1/7)

Dengan anggaran tersebut juga tidak banyak perbaikan yang dilakukan. “Yang memungkinkan perbaikan paving, dan beberapa perbaikan kecil lain,” tuturnya.

Dari pantauan Radar Sidoarjo, Jumat (1/7), kondisi TPI yang ada di samping Mal Pelayanan Publik itu juga cukup memprihatinkan. Banyak paving tempat parkir ambles, lantai tempat lelang ikan juga banyak yang mengelupas.

Sebenarnya, Dinas Perikanan juga telah merencanakan merevitalisasi TPI itu menjadi lebih baik. Konsepnya akan dibuat dua lantai dengan memadukan sentra kuliner khas ikan.

Kemudian, sejumlah fasilitas penunjang juga bakal dilengkapi. Misalnya kebutuhan cold storage sebagai penyimpanan ikan.

Apalagi, sektor perikanan di Sidoarjo masih cukup potensial untuk diperhatikan dalam mendongkrak perekonomian daerah. Data Badan Pusat Statistik Sidoarjo 2021 mencatat ada 15.275,39 hektare lahan tambak di Sidoarjo.

Kemudian jumlah produksi ikan di tambak tahun 2021 tercatat mencapai 79.108,2 ton. Itu terdiri dari bandeng 34.548,9 ton, udang windu 4.171,2 ton, udang vanamel 5.820,8 ton, nila 15.395,6 ton, udang lain 3.169,5 ton, ikan lain 5.222,2 ton, kepiting 234,6 ton, dan rumput laut 10.545,3 ton. (son/vga)

SIDOARJO – Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Lingkar Timur nampaknya tidak  bisa dilakukan tahun ini. Dinas Perikanan Sidoarjo hanya bakal melakukan pemeliharaan rutin.

Revitalisasi belum bisa dilakukan karena terkendala anggaran. Alokasi anggaran belum mendapat persetujuan karena masih dialihkan ke program yang lebih prioritas.

Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo Bachruni Aryawan mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan perbaikan ringan di tempat lelang ikan itu. “Anggarannya sekitar Rp 180 juta,” terangnya, Jumat (1/7)

Dengan anggaran tersebut juga tidak banyak perbaikan yang dilakukan. “Yang memungkinkan perbaikan paving, dan beberapa perbaikan kecil lain,” tuturnya.

Dari pantauan Radar Sidoarjo, Jumat (1/7), kondisi TPI yang ada di samping Mal Pelayanan Publik itu juga cukup memprihatinkan. Banyak paving tempat parkir ambles, lantai tempat lelang ikan juga banyak yang mengelupas.

Sebenarnya, Dinas Perikanan juga telah merencanakan merevitalisasi TPI itu menjadi lebih baik. Konsepnya akan dibuat dua lantai dengan memadukan sentra kuliner khas ikan.

Kemudian, sejumlah fasilitas penunjang juga bakal dilengkapi. Misalnya kebutuhan cold storage sebagai penyimpanan ikan.

Apalagi, sektor perikanan di Sidoarjo masih cukup potensial untuk diperhatikan dalam mendongkrak perekonomian daerah. Data Badan Pusat Statistik Sidoarjo 2021 mencatat ada 15.275,39 hektare lahan tambak di Sidoarjo.

Kemudian jumlah produksi ikan di tambak tahun 2021 tercatat mencapai 79.108,2 ton. Itu terdiri dari bandeng 34.548,9 ton, udang windu 4.171,2 ton, udang vanamel 5.820,8 ton, nila 15.395,6 ton, udang lain 3.169,5 ton, ikan lain 5.222,2 ton, kepiting 234,6 ton, dan rumput laut 10.545,3 ton. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/