alexametrics
30 C
Sidoarjo
Monday, 8 August 2022

Pemkab Sidoarjo Bangun Jaringan Perpipaan Air Bersih ke Jabon dan Candi

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus berupaya mendistribusikan air bersih kepada masyarakat luas. Salah satunya dengan perluasan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ke Dukuhsari, Kecamatan Jabon.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya Dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Slamet Budiarto menerangkan, saat ini proyek perluasan jaringan perpipaan untuk air Umbulan masih dalam tahap persiapan. “Pengerjaan proyek akan dimulai jika lelang selesai,” katanya, Rabu (1/6)

Anggaran yang tidak sedikit juga telah disiapkan Pemerintah Daerah untuk proyek tersebut. Nilainya mencapai Rp 5,2 miliar. “Pipa untuk distribusi air Umbulan, kami hanya yang bertugas eksekusi pengerjaan,” imbuhnya.

Saat ini wilayah Jabon memang belum sepenuhnya terdistribusi air bersih dari Perumda Delta Tirta. Masih banyak warga Jabon mengandalkan air sumur untuk konsumsi air bersih. Hal itu juga yang menjadi salah satu penyebab masih adanya kasus stunting di wilayah Jabon.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Syaf Satriawarman, sempat mengungkapkan bahwa air tanah di Jabon lebih banyak mengandung unsur logam (Pb).

Sehingga diperlukan perbaikan sarana prasarana infrastruktur yang lebih baik lagi. Pembangunan jaringan perpipaan ke wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi jitu untuk mengatasi kebutuhan air bersih warga.

Selain ke Dukuhsari, Dinas Perkim CKTR juga bakal memperluas jaringan perpipaan ke wilayah lain. Seperti Desa Durungbedug Kecamtan Candi, Desa Durungbanjar Candi, Desa Juwetkenongo Porong, Candi Pari Porong dan Wunut Kecamatan Porong. (son/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus berupaya mendistribusikan air bersih kepada masyarakat luas. Salah satunya dengan perluasan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ke Dukuhsari, Kecamatan Jabon.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya Dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Slamet Budiarto menerangkan, saat ini proyek perluasan jaringan perpipaan untuk air Umbulan masih dalam tahap persiapan. “Pengerjaan proyek akan dimulai jika lelang selesai,” katanya, Rabu (1/6)

Anggaran yang tidak sedikit juga telah disiapkan Pemerintah Daerah untuk proyek tersebut. Nilainya mencapai Rp 5,2 miliar. “Pipa untuk distribusi air Umbulan, kami hanya yang bertugas eksekusi pengerjaan,” imbuhnya.

Saat ini wilayah Jabon memang belum sepenuhnya terdistribusi air bersih dari Perumda Delta Tirta. Masih banyak warga Jabon mengandalkan air sumur untuk konsumsi air bersih. Hal itu juga yang menjadi salah satu penyebab masih adanya kasus stunting di wilayah Jabon.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Syaf Satriawarman, sempat mengungkapkan bahwa air tanah di Jabon lebih banyak mengandung unsur logam (Pb).

Sehingga diperlukan perbaikan sarana prasarana infrastruktur yang lebih baik lagi. Pembangunan jaringan perpipaan ke wilayah tersebut diharapkan menjadi solusi jitu untuk mengatasi kebutuhan air bersih warga.

Selain ke Dukuhsari, Dinas Perkim CKTR juga bakal memperluas jaringan perpipaan ke wilayah lain. Seperti Desa Durungbedug Kecamtan Candi, Desa Durungbanjar Candi, Desa Juwetkenongo Porong, Candi Pari Porong dan Wunut Kecamatan Porong. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/