alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Tambah Armada, Buka Jalur Wisata Baru

SIDOARJO – Pengembangan sarana prasrana kepariwisataan serta keolahragaan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Seperti yang telah dilakukan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo.

Disporapar menambah bus pariwisata untuk Sidoarjo City Tour dan penambahan perahu rescue pariwisata serta pembangunan dermaga Dewi Sekardadu maupun rehab sarana dan prasarana GOR. Selain itu, terdapat sudut bugar yang berada di halaman Diporapar Sidoarjo. Di tempat tersebut terdapat 10 unit alat fitnes outdoor yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan, kemajuan pariwisata menjadi salah satu pekerjaan rumah. Destinasi wisata di Sidoarjo cukup banyak. Ada 94 destinasi wisata yang layak untuk di kembangkan. Seperti wisata Tlocor maupun Lumpur Sidoarjo.

Dengan keberadaan bus seperti ini akan membantu mensosialisasikan tempat wisata di Sidoarjo kepada masyarakat luas. Masyarakat dapat memanfaatkan bus sebagai alat transportasi ke tempat wisata di Sidoarjo yang ingin dikunjungi. “Ini menguatkan sarana prasarana pariwisata,” ujarnya.

Diakuinya, perkembangan pariwisata di Kabupaten Sidoarjo sudah bagus. Namun masih perlu terus dikembangkan. Dirinya senang dengan masyarakat yang ikut andil dalam mengembangkan pariwisata. Seperti keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dikatakannya, PAD Sidoarjo dari sektor pariwisata masih sangat kecil.

Ke depan diharapkan sektor pariwisata dapat menjadi penyumbang PAD bagi Kabupaten Sidoarjo selain dari sektor industri dan UMKM. Sinergitas antara pemerintah dengan Pokdarwis maupun tokoh masyarakat yang peduli dalam pengembangan perlu dilakukan. “Secara sumber daya, Kabupaten Sidoarjo terbaik di Jawa Timur dari segi pariwisata,” ujarnya.

Kepala Disporapar Sidoarjo Djoko Supriyadi menambahkan untuk Sidoarjo City Tour, pemkab memiliki dua unit bus wisata. Dengan jadwal perjalanan Selasa-Rabu untuk pelajar dan Sabtu-Minggu untuk kalangan umum.

Sebelumnya hanya satu rute mulai dari Alun-alun Sidoarjo, Museum Mpu Tantular, Candi Pari, Intako Tanggulangin dan terakhir ke Batik Jetis Sidoarjo. Dengan waktu tempuh lima jam. “Disporapar mengembangkan rute ke wilayah barat,” katanya.

Yakni dari alun-alun, Museum Mpu Tantular, Candinegoro, Situs Terung, Watutulis di Krian dan kembali ke kantor Disporapar. (rpp/opi)

SIDOARJO – Pengembangan sarana prasrana kepariwisataan serta keolahragaan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Seperti yang telah dilakukan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo.

Disporapar menambah bus pariwisata untuk Sidoarjo City Tour dan penambahan perahu rescue pariwisata serta pembangunan dermaga Dewi Sekardadu maupun rehab sarana dan prasarana GOR. Selain itu, terdapat sudut bugar yang berada di halaman Diporapar Sidoarjo. Di tempat tersebut terdapat 10 unit alat fitnes outdoor yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan, kemajuan pariwisata menjadi salah satu pekerjaan rumah. Destinasi wisata di Sidoarjo cukup banyak. Ada 94 destinasi wisata yang layak untuk di kembangkan. Seperti wisata Tlocor maupun Lumpur Sidoarjo.

Dengan keberadaan bus seperti ini akan membantu mensosialisasikan tempat wisata di Sidoarjo kepada masyarakat luas. Masyarakat dapat memanfaatkan bus sebagai alat transportasi ke tempat wisata di Sidoarjo yang ingin dikunjungi. “Ini menguatkan sarana prasarana pariwisata,” ujarnya.

Diakuinya, perkembangan pariwisata di Kabupaten Sidoarjo sudah bagus. Namun masih perlu terus dikembangkan. Dirinya senang dengan masyarakat yang ikut andil dalam mengembangkan pariwisata. Seperti keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dikatakannya, PAD Sidoarjo dari sektor pariwisata masih sangat kecil.

Ke depan diharapkan sektor pariwisata dapat menjadi penyumbang PAD bagi Kabupaten Sidoarjo selain dari sektor industri dan UMKM. Sinergitas antara pemerintah dengan Pokdarwis maupun tokoh masyarakat yang peduli dalam pengembangan perlu dilakukan. “Secara sumber daya, Kabupaten Sidoarjo terbaik di Jawa Timur dari segi pariwisata,” ujarnya.

Kepala Disporapar Sidoarjo Djoko Supriyadi menambahkan untuk Sidoarjo City Tour, pemkab memiliki dua unit bus wisata. Dengan jadwal perjalanan Selasa-Rabu untuk pelajar dan Sabtu-Minggu untuk kalangan umum.

Sebelumnya hanya satu rute mulai dari Alun-alun Sidoarjo, Museum Mpu Tantular, Candi Pari, Intako Tanggulangin dan terakhir ke Batik Jetis Sidoarjo. Dengan waktu tempuh lima jam. “Disporapar mengembangkan rute ke wilayah barat,” katanya.

Yakni dari alun-alun, Museum Mpu Tantular, Candinegoro, Situs Terung, Watutulis di Krian dan kembali ke kantor Disporapar. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/