alexametrics
23 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Dinas PU Bakal Evaluasi Pintu Air

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo sempat menyoroti tidak meratanya stok air ke lahan pertanian di Sidoarjo. Merespons hal itu, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) bakal melakukan perbaikan dengan fokus pada pintu air.

Keluhan masyarakat terkait belum meratanya distribusi air untuk lahan pertanian itu sempat diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno. Pihaknya berulang kali menerima aduan dari para petani di Sidoarjo. “Kalau musim hujan banjir, kalau kemarau air susah,” terangnya.

Kabid Irigasi dan Pematusan DPUBMSDA Sidoarjo Shanty Wahyu Anggraini mengungkapkan, pihaknya juga telah menyusun langkah untuk menangani persoalan tersebut. “Tahun depan kami akan fokus perbaikan pintu-pintu air,” katanya.

Menurutnya, perbaikan pintu air perlu difokusi karena tidak sedikit ditemukan adanya kebocoran air. Sehingga air dari hulu tidak merata atau habis ketika sudah sampai hilir.

Permasalahan ini tentu banyak menimpa lahan pertanian di wilayah hilir seperti Kecamatan Sedati. “Kami akan evaluasi, pintu – pintu harusnya ada sistim buka tutup,” imbuhnya.

Lebih jauh, Shanty menerangkan jika pihaknya juga tidak tinggal diam melihat permasalahan itu. Beberapa langkah telah diupayakan. Salah satunya dengan normalisasi sungai di berbagai aliran yang ada di Sidoarjo. Tujuannya untuk mempelancar distribusi air.

Perbaikan dan penataan saluran air itu diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada publik. Khususnya dalam menyediakan air bagi petani di Sidoarjo. (son/opi)

 

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo sempat menyoroti tidak meratanya stok air ke lahan pertanian di Sidoarjo. Merespons hal itu, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) bakal melakukan perbaikan dengan fokus pada pintu air.

Keluhan masyarakat terkait belum meratanya distribusi air untuk lahan pertanian itu sempat diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno. Pihaknya berulang kali menerima aduan dari para petani di Sidoarjo. “Kalau musim hujan banjir, kalau kemarau air susah,” terangnya.

Kabid Irigasi dan Pematusan DPUBMSDA Sidoarjo Shanty Wahyu Anggraini mengungkapkan, pihaknya juga telah menyusun langkah untuk menangani persoalan tersebut. “Tahun depan kami akan fokus perbaikan pintu-pintu air,” katanya.

Menurutnya, perbaikan pintu air perlu difokusi karena tidak sedikit ditemukan adanya kebocoran air. Sehingga air dari hulu tidak merata atau habis ketika sudah sampai hilir.

Permasalahan ini tentu banyak menimpa lahan pertanian di wilayah hilir seperti Kecamatan Sedati. “Kami akan evaluasi, pintu – pintu harusnya ada sistim buka tutup,” imbuhnya.

Lebih jauh, Shanty menerangkan jika pihaknya juga tidak tinggal diam melihat permasalahan itu. Beberapa langkah telah diupayakan. Salah satunya dengan normalisasi sungai di berbagai aliran yang ada di Sidoarjo. Tujuannya untuk mempelancar distribusi air.

Perbaikan dan penataan saluran air itu diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada publik. Khususnya dalam menyediakan air bagi petani di Sidoarjo. (son/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/