
SIDOARJO - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melaporkan bahwa hilal awal Ramadan 1445 Hijriah tidak terlihat di 31 titik lokasi rukyat di Jawa Timur. Rukyat tersebut dilakukan pada Minggu, 10 Maret 2024.
Laporan ini disampaikan oleh PWNU Jawa Timur melalui surat bernomor 29 Sya'ban 1445 H/10 Maret 2024 M yang ditandatangani oleh Rais PWNU Jawa Timur KH. Anwar Manshur, Katib PWNU Jawa Timur Dr. KH. Romadlon Chotib, MH., Pj. Ketua PWNU Jawa Timur KH. Kikin A. Hakim, dan Sekretaris PWNU Jawa Timur Prof. Akh Muzakki, M.Ag., Grad Dip SEA. M.Phil,Ph.D.
Surat tersebut menyebutkan bahwa jika di tempat lain di seluruh Indonesia juga tidak berhasil melihat hilal, maka PBNU dapat mengusulkan kepada Menteri Agama RI untuk menggenapkan Sya'ban 1445 Hijriah menjadi 30 hari (istikmal). Hal ini berarti 1 Ramadan 1445 Hijriah akan bertepatan dengan Selasa, 12 Maret 2024.
Berikut beberapa poin penting dari laporan PWNU Jawa Timur:
* Hilal awal Ramadhan 1445 Hijriah tidak terlihat di 31 titik lokasi rukyat di Jawa Timur.
* Jika di tempat lain di seluruh Indonesia juga tidak berhasil melihat hilal, maka 1 Ramadhan 1445 Hijriah akan bertepatan dengan Selasa, 12 Maret 2024.
* PWNU Jawa Timur telah menyampaikan laporan ini kepada PBNU. (nis)
