Masih ramaja, namun sudah panen prestasi. Setidaknya hal itulah yang tergambar pada sosok remaja bernama Dewi Kamilah Azzahra. Peraih Juara I Deklamasi Jawa Timur.
LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo
Selain ahli memainkan Ventriloquism, remaja yang akrab disapa Zahra itu juga sangat pandai membawakan deklamasi. Sebuah penyajian sajak tanpa melihat teks yang disertai lagu dan gaya.
Remaja yang kini berusia 13 tahun tersebut berhasil menyisihkan 50 peserta dan masuk dalam 10 finalis deklamasi kategori anak se-Jawa Timur. Hingga akhirnya berhasil merebut posisi pertama.
"Dari kecil memang suka membaca puisi. Nah, ini kan mirip puisi, tapi harus hafal teksnya. Ini sangat menantang sekali dan Alhamdulilah juara," ujar Zahra asal Sidoarjo tersebut.
Pada Ajang yang digelar di Balai Pemuda Surabaya tersebut, Zahra membawakan sajak karya Akhudiat. Judulnya "Jangan Menangis Indonesia". Penampilan Zahra berhasil membuat dewan juri berdetak kagum.
Sajak yang dibawanya berhasil seirama dengan lagu dan gayanya. Setiap baik kata di dalamnya, begitu diresapinya. Seolah menyatu dengan kata. Uniknya lagi, Zahra selalu membawa identitas Sidoarjo.
"Saat tampil, dia selalu pakai Udheng khas Sidoarjo, Pacul Gowang. Itu sebagai identitasnya orang Sidoarjo," ujar Nur Rachmawati, ibunda Zahra. (far/vga)
Editor : Vega Dwi Arista