alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Gagas Video Pembelajaran, Bantu Siswa Belajar Daring

Imawati, Guru SD Hobi Menulis

Imawati sudah kepincut dengan dunia menulis. Guru SD swasta di Waru itu telah berhasil menciptakan belasan karya tulis inovatif. Salah satu karyanya berhasil memenangi lomba karya ilmiah populer yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hendrik Muchlison
Wartawan Radar Sidoarjo

Perempuan yang saat ini menempuh pendidikan S-2 Teknologi Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya itu sangat gandrung menulis sejak 2017 silam. Saat itu dirinya sedang mengikuti lomba menulis artikel ilmiah populer yang digelar Kemendikbud. Tak disangka, karya tulis yang dikirimnya berhasil mendapatkan juara pertama. “Padahal dulunya tidak suka menulis,” candanya.

Sejak saat itulah, perempuan kelahiran 1987 itu banyak menuangkan buah pikir dalam bentuk tulisan dan media handmade. “Sampai sekarang ada 15 karya ontologi dan 2 buku solo,” imbuhnya.

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini pula, dia justru semakin kreatif. Pembelajaran dengan sistem daring memaksanya berkreasi membantu siswa agar mudah menerima pembelajaran. Salah satu yang digagas adalah dengan video pembelajaran.

Beberapa karya video pembelajaran sudah dibuat. Salah satunya videonya berjudul “Meningkatkan Internalisasi Pancasila melalui Media Garuda BMT (Beribadah Mandiri dan Tanggungjawab)”. Hasil karyanya itu juga berhasil menjadi juara satu nasional dalam kompetisi Pancasila Goes to Mall yang digelar Kemendikbud melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (P4TK PKn dan IPS).

Bagi Imawati, menulis sudah menjadi rutinitas tersendiri. Pekerjaannya sebagai guru memaksanya untuk pandai mengatur waktu. “Karena sudah ketagihan nulis, jadi harus curi-curi waktu,” imbuh lulusan SMAN 3 Sidoarjo itu.

Saat ini dirinya juga tengah menggarap karya tulis baru. Yakni seputar kisah suka duka wali murid dalam pembelajaran daring. “Menulis memang sangat menyenangkan,” ujarnya. (*/nis)

Imawati, Guru SD Hobi Menulis

Imawati sudah kepincut dengan dunia menulis. Guru SD swasta di Waru itu telah berhasil menciptakan belasan karya tulis inovatif. Salah satu karyanya berhasil memenangi lomba karya ilmiah populer yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hendrik Muchlison
Wartawan Radar Sidoarjo

Perempuan yang saat ini menempuh pendidikan S-2 Teknologi Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya itu sangat gandrung menulis sejak 2017 silam. Saat itu dirinya sedang mengikuti lomba menulis artikel ilmiah populer yang digelar Kemendikbud. Tak disangka, karya tulis yang dikirimnya berhasil mendapatkan juara pertama. “Padahal dulunya tidak suka menulis,” candanya.

Sejak saat itulah, perempuan kelahiran 1987 itu banyak menuangkan buah pikir dalam bentuk tulisan dan media handmade. “Sampai sekarang ada 15 karya ontologi dan 2 buku solo,” imbuhnya.

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini pula, dia justru semakin kreatif. Pembelajaran dengan sistem daring memaksanya berkreasi membantu siswa agar mudah menerima pembelajaran. Salah satu yang digagas adalah dengan video pembelajaran.

Beberapa karya video pembelajaran sudah dibuat. Salah satunya videonya berjudul “Meningkatkan Internalisasi Pancasila melalui Media Garuda BMT (Beribadah Mandiri dan Tanggungjawab)”. Hasil karyanya itu juga berhasil menjadi juara satu nasional dalam kompetisi Pancasila Goes to Mall yang digelar Kemendikbud melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (P4TK PKn dan IPS).

Bagi Imawati, menulis sudah menjadi rutinitas tersendiri. Pekerjaannya sebagai guru memaksanya untuk pandai mengatur waktu. “Karena sudah ketagihan nulis, jadi harus curi-curi waktu,” imbuh lulusan SMAN 3 Sidoarjo itu.

Saat ini dirinya juga tengah menggarap karya tulis baru. Yakni seputar kisah suka duka wali murid dalam pembelajaran daring. “Menulis memang sangat menyenangkan,” ujarnya. (*/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/