alexametrics
27 C
Sidoarjo
Thursday, 19 May 2022

Mesin Pakan Otomatis Untuk Peternak Nila

Beragam cara dilakukan untuk meningkatkan produksi dari sektor peternakan ikan. Salah satunya dengan memanfaatkan mesin pakan ikan otomatis.

Hendrik Muchlison/Wartawan Radar Sidoarjo

Seperti yang dilakukan kepada para peternak ikan nila di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin. Aktifitas peternakan makin efisien setelah mendapat suntikan mesin otomatis berbasis IoT (internet of thing) dari salah satu universitas swasta di Sidoarjo itu.

Saat ini peternak di kawasan dekat Lumpur Sidoarjo itu sudah memiliki 10 kolam ikan nila yang terbuat dari terpal. Rata-rata setiap kolam memiliki diameter 3 meter. “Secara umum kegiatan untuk peternak nila ini berjalan dengan baik. Tapi, mengalami penurunan yang sinigfikan akibat adanya pademi Covid-19 ini,” ujar Sumarno, ketua tim pendamping dari universitas swasta itu.

Sumarno menerangkan, efisiensi dan ketepatan dalam pemberian pakan ikan bisa memberikan dampak signifikan pada hasil perikanan. Pemberian pakan harus rutin minimal 3 jam sekali. “Kalau pemberian pakan rutin per 3 jam itu tidak dapat terlaksana, maka dapat menggangu perkembangan dan pertumbuhan ikan Nila,” sambungnya.

Karena itulah, inovasi mesin pakan otomatis ini sangat menunjang para peternak. Pemberian pakan secara rutin bisa terjaga dengan baik.

Tentunya dampak positif akan diterima para peternak. Hasil ikan akan bisa berkualitas karena pemberian pakan bisa teratur. Alhasil, hal tersebut juga bakal mendongkrak perekonomian para peternak. Khususnya pascapandemi Covid -19 ini.

Selama pengoperasionalan, tim juga mendampingi para peternak. Agar para peternak tidak terkendala dalam menggunakan mesin otomatis itu. (*/opi)

Beragam cara dilakukan untuk meningkatkan produksi dari sektor peternakan ikan. Salah satunya dengan memanfaatkan mesin pakan ikan otomatis.

Hendrik Muchlison/Wartawan Radar Sidoarjo

Seperti yang dilakukan kepada para peternak ikan nila di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin. Aktifitas peternakan makin efisien setelah mendapat suntikan mesin otomatis berbasis IoT (internet of thing) dari salah satu universitas swasta di Sidoarjo itu.

Saat ini peternak di kawasan dekat Lumpur Sidoarjo itu sudah memiliki 10 kolam ikan nila yang terbuat dari terpal. Rata-rata setiap kolam memiliki diameter 3 meter. “Secara umum kegiatan untuk peternak nila ini berjalan dengan baik. Tapi, mengalami penurunan yang sinigfikan akibat adanya pademi Covid-19 ini,” ujar Sumarno, ketua tim pendamping dari universitas swasta itu.

Sumarno menerangkan, efisiensi dan ketepatan dalam pemberian pakan ikan bisa memberikan dampak signifikan pada hasil perikanan. Pemberian pakan harus rutin minimal 3 jam sekali. “Kalau pemberian pakan rutin per 3 jam itu tidak dapat terlaksana, maka dapat menggangu perkembangan dan pertumbuhan ikan Nila,” sambungnya.

Karena itulah, inovasi mesin pakan otomatis ini sangat menunjang para peternak. Pemberian pakan secara rutin bisa terjaga dengan baik.

Tentunya dampak positif akan diterima para peternak. Hasil ikan akan bisa berkualitas karena pemberian pakan bisa teratur. Alhasil, hal tersebut juga bakal mendongkrak perekonomian para peternak. Khususnya pascapandemi Covid -19 ini.

Selama pengoperasionalan, tim juga mendampingi para peternak. Agar para peternak tidak terkendala dalam menggunakan mesin otomatis itu. (*/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/