alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 21 September 2021

Antarkan Penari ke Pentas Nasional – Internasional

Kiprah Seniman Sidoarjo Rizky Niswarini Utami (2)

Kiprah Rizky Niswarini Utami di dunia tari sudah banyak. Pemilik Sanggar Tari dan Modelling Rizky Budoyo Jawa Timur itu telah banyak mengantarkan penari lokal ke pentas nasional maupun internasional.

Hendrik Muchlison/Wartawan Radar Sidoarjo

Alumni SMAN 16 Surabaya itu menceritakan, sebagai seorang yang ingin melestarikan seni tari tentu ia tidak pelit untuk menularkan ketrampilan. Khususnya kepada anak-anak muda yang memang minat dalam bidang seni tari.

Karena itulah, ia kerap dipanggil sebagai pengajar ektrakurikuler maupun pembimbing kelompok senitari tingkat kampus. Hasilnya, perempuan yang kini tinggal di Candi, Sidoarjo itu telah banyak mengantarkan penari untuk menorehkan prestasi.

Tahun 2012 lalu misalnya, saat masih aktif di Surabaya Rizky berkesempatan melatih penari tingkat SMP yang akan mengikuti pentas di Thailand. Hasilnyapun juga cukup memuaskan.

Lalu di tahun 2010, Rizky juga berkesempatan untuk menggarap koreografi paduan suara dari mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya. Saat itu, mereka sedang berjuang untuk tampil di Cekoslowakia. “Dapat juara juga untuk koreografi nominasi kedaerahannya,” katanya.

Rizky menceritakan, saat itu perjalanan latihan para peserta juga tidak gampang. Karena saat itu sedang bertepatan dengan bulan puasa. Namun para peserta tetap semangat berlatih. Sehingga kerja keras itupun terbayarkan dengan hasil yang diraih di pentas internasional itu.

Kini Rizky juga masih terus aktif melatih para muda mudi yang gemar menari. Kadang iapu juga tak segan untuk keluar biaya mandiri untuk bisa membawa para penari untuk mengikuti sejuah pentas. Baik pentas nasional yang biasa di gelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ataupun pentas lainya. (*/opi)

Kiprah Seniman Sidoarjo Rizky Niswarini Utami (2)

Kiprah Rizky Niswarini Utami di dunia tari sudah banyak. Pemilik Sanggar Tari dan Modelling Rizky Budoyo Jawa Timur itu telah banyak mengantarkan penari lokal ke pentas nasional maupun internasional.

Hendrik Muchlison/Wartawan Radar Sidoarjo

Alumni SMAN 16 Surabaya itu menceritakan, sebagai seorang yang ingin melestarikan seni tari tentu ia tidak pelit untuk menularkan ketrampilan. Khususnya kepada anak-anak muda yang memang minat dalam bidang seni tari.

Karena itulah, ia kerap dipanggil sebagai pengajar ektrakurikuler maupun pembimbing kelompok senitari tingkat kampus. Hasilnya, perempuan yang kini tinggal di Candi, Sidoarjo itu telah banyak mengantarkan penari untuk menorehkan prestasi.

Tahun 2012 lalu misalnya, saat masih aktif di Surabaya Rizky berkesempatan melatih penari tingkat SMP yang akan mengikuti pentas di Thailand. Hasilnyapun juga cukup memuaskan.

Lalu di tahun 2010, Rizky juga berkesempatan untuk menggarap koreografi paduan suara dari mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya. Saat itu, mereka sedang berjuang untuk tampil di Cekoslowakia. “Dapat juara juga untuk koreografi nominasi kedaerahannya,” katanya.

Rizky menceritakan, saat itu perjalanan latihan para peserta juga tidak gampang. Karena saat itu sedang bertepatan dengan bulan puasa. Namun para peserta tetap semangat berlatih. Sehingga kerja keras itupun terbayarkan dengan hasil yang diraih di pentas internasional itu.

Kini Rizky juga masih terus aktif melatih para muda mudi yang gemar menari. Kadang iapu juga tak segan untuk keluar biaya mandiri untuk bisa membawa para penari untuk mengikuti sejuah pentas. Baik pentas nasional yang biasa di gelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ataupun pentas lainya. (*/opi)


Berita HITS

Berita Terbaru

Trending Tags