Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komandan URC Forest Arya Putra Wardana, Nikmati Masa Muda dengan Menjadi Relawan

V
Penulis: Vega Dwi Arista❯

 

PERTOLONGAN : Arya (baju hitam dan berhelm putih) sedang mengevakuasi korban hanyut di Sungai Porong. (IST)
PERTOLONGAN : Arya (baju hitam dan berhelm putih) sedang mengevakuasi korban hanyut di Sungai Porong. (IST)

Jalani Misi Kemanusiaan


Advertisement

Ahmad Arya Putra Wardana melewati masa mudanya dengan menjalani misi kemanusiaan. Pemuda asal Magersari tersebut bergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC) Relawan Sidoarjo Tangguh atau yang biasa dikenal URC Forest.

Diky Putra Sansiri, Wartawan Radar Sidoarjo

Menjadi relawan merupakan cita-cita Arya sejak duduk di bangku sekolah. Ketika SMA, dia sudah mengikuti kegiatan relawan. Panggilan hati dan jiwa sosial yang tinggi membuat dia tertarik terjun pada kegiatan itu. Tahun ini bahkan dirinya resmi menjabat sebagai komandan URC Forest.

Advertisement

“Menolong atau membantu seseorang yang sedang kesusahan itu menciptakan kebahagiaan tersendiri buat saya. Rasanya lega dan ikut senang jika bisa membantu sesama,” ujar pemuda 19 tahun itu.

Meski sering pulang larut malam dan kegiatannya tidak mengenal waktu, hal itu tidak menurunkan semangat Arya untuk selalu membantu sesama. Dia mengesampingkan urusan pribadi, dan lebih memilih turun langsung jika ada kejadian yang mendesak.

“Saya melihat dari skala prioritas mana yang lebih penting, jika kepentingan saya tidak sebegitu penting, saya lebih memilih menolong seseorang yang kondisinya lebih penting untuk ditolong,” imbuhnya.

Advertisement

Dia menyebutkan, tim relawan tidak menggunakan uang donatur untuk membantu sesama. Melainkan menggunakan uang pribadi, bahkan dari iuran untuk kegiatan yang dilakukan. Tapi tidak menutup kemungkinan jika ada orang baik yang mau berdonatur.

“Dengan memasuki dunia relawan, saya lebih banyak relasi dan kenal banyak orang,” sebutnya.

Selain menjadi relawan, dia juga melakukan edukasi dan pelatihan ke sekolah, kampus, dan kepada warga. Kebeteluan Arya fokus pada penyelamatan di perairan. Dia bahkan mempunyai sertifkasi profesi dari BNSP terkait Profesi Pemandu Wisata Tirta, juga sertifikasi profesi K3 ketinggian dari Kemnaker.

Dengan berbagai sertifikat yang dimiliki, Arya sudah dapat dikatakan profesional dalam menangani kejadian. Selain di Sidoarjo, dia juga melakukan pertolongan di seluruh Indonesia, dia juga pernah membantu korban bencana di Mamuju, Sulawesi.

“Kebaikan bisa datang darimana saja, seperti yang saya rasakan selama saya melakukan perbuatan baik, rezeki Alhamdulillah ada saja, bisa datang darimana saja, mau sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, bakal kembali ke kita,” pungkasnya. (*/vga)

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista

Artikel Terkait

Enam Napi Lansia Lapas Porong Sidoarjo Dapat Remisi Kemanusiaan, Usia Tertua 83 Tahun

Enam Napi Lansia Lapas Porong Sidoarjo Dapat Remisi Kemanusiaan, Usia Tertua 83 Tahun

Sebanyak enam narapidana (napi) berusia di atas 70 tahun di Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong Sidoarjo menerima Remisi Khusus (RK) lanjut usia sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip kemanusiaan dalam sistem

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer