Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Komunitas Delta Fixed Gear Sidoarjo, Sehat dan Juga Melatih Keterampilan
V
Penulis: Vega Dwi Arista❯

Tren bersepeda sempat hilang saat Covid-19 menyerang pada awal 2020. Padahal peminatnya cukup banyak. Komunitas Delta Fixed Gear (DFG) Sidoarjo berupaya untuk menghidupkan kembali olahraga bersepeda. Sebab tidak hanya mengejar sehat, bersepeda juga bisa meningkatkan keterampilan.
Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo
Khamim Djazuli, anggota DFG mengatakan, untuk menggiatkan kembali bersepeda, pihaknya menggelar event. Seperti yang dilaksanakan pada Sabtu (15/4) lalu. Berkolaborasi dengan Heartbreakers Boys Club (HBC) dan kafe Semesta, DFG mengundang puluhan anggotanya untuk ngabuburit dengan bersepeda bersama.
Bahkan peserta juga datang dari luar kota. Seperti Malang, Pandaan, Pasuruan, Gresik, dan Surabaya. “Total ada 150 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut,” katanya.
Menurut dia, puasa tidak menjadi halangan untuk gowes bersama. Mereka pun menyusuri beberapa titik di pusat kota Sidoarjo. Salah satunya di Monumen Jayandaru.
Khamim menyebut, setiap akhir pekan memang pihaknya rutin gowes bareng. Kadang hingga ke luar kota seperti Pandaan. Tetapi juga sering di sekitaran Sidoarjo kota. “Gowes lalu ngopi di kafe atau eksplor tempat yang bagus dijadikan spot foto,” imbuhnya.
Dia menilai, dalam bersepeda tidak hanya sekedar mencari keringat untuk berolahraga. Tetapi juga mengasah keterampilan. Seperti bersepeda di tempat sempit, atau bahkan mengontrol kecepatan saat di jalan raya.
Keterampilan seperti itu biasanya dilombakan saat ada event. Ada juga lomba track stand. Di mana para pesepeda berusaha mempertahankan posisi diam selama mungkin di atas sepeda. Tetapi dengan beragam posisi. “Seperti lepas tangan, pegang fork depan, kaki satu, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (*/vga)
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



