Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi ngabuburit. Salah satunya dengan mendongeng. Setidaknya itulah yang dilakukan Dewi Kamilah Azzahra bersama boneka Ara-nya.
LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo
Sejumlah bocah tampak berkumpul di Balai Among Kampung Lali Gadget (KLG), Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu. Rupanya mereka tengah bersiap mendengarkan dongeng dari Dewi Kamilah Azzahra. Temanya pun juga beragam.
Salah satunya cerita tentang pengemis Yahudi buta. Sembari memakai udeng pacul gowang, Zahra mulai mendongeng tentang kisah sang pengemis yang membenci Rasulullah itu. Anak-anak itu pun terlihat begitu antusias.
"Jadi cerita ini adalah cerita tentang kesabaran Rasulullah terhadap pengemis buta yang sangat membencinya. Ada pelajaran penting di dalamnya," ujar remaja 13 tahun itu.
Kelihaian Zahra memainkan Ventriloquism bersama boneka Ara-nya itu rupanya mampu menghibur anak-anak yang masih duduk dibangku SD itu. Mereka terlihat begitu fokus mendengarkan kisah tentang Yahudi buta tersebut.
Zahra mengatakan, selama Ramadan, cerita yang dibawakan memang menyesuaikan tema di bulan puasa. Rata-rata merupakan cerita Islami. Selain pengemis Yahudi buta, Zahra juga menceritakan kisah anak durhaka, Alqomah.
"Dongeng mulai jarang didapati anak-anak sekarang. Jadi ngabuburit dengan dongen ini sangat pas. Daripada bermain gadget, mending mendengarkan dongeng," terangnya. (*/vga)
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement

