Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desain Modern Kandang Kambing di Prambon Mirip di Luar Negeri

V
Penulis: Vega Dwi Arista❯
BERSIH: Peternakan kambing milik Slamet di Desa Bulang, Kecamatan Prambon. (IST)
BERSIH: Peternakan kambing milik Slamet di Desa Bulang, Kecamatan Prambon. (IST)
Terinspirasi Peternakan di New Zealand

Kandang kambing milik Slamet Kuncahyono berbeda dibandingkan kandang kambing biasanya. Tidak ada bau kambing yang menyengat maupun kotoran berceceran di sekitar kambing. Malah bentuknya seperti taman.

Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo

Peternak kambing asal Dusun Pohjejer, Desa Bulang, Kecamatan Prambon itu mengaku memang berniat membuat peternakan kambing yang berbeda. Dirinya terinspirasi peternakan yang ada di New Zealand. Dimana suasananya bersih, nyaman, dan sehat.

Saat pertama masuk peternakan milik Slamet, terlihat dua kandang kambing seluas 20 x 5 meter. Kandang kambing itu dibangun pada 2014 lalu. Desainnya modern dengan kandang yang kokoh.

Slamet mengaku dari dulu ingin mnegubah pandangan masyarakat tentang kandang kambing. Jorok, bau, dan menjijikkan. Padahal, hal itu akan membuat konsumen tidak nyaman saat datang. “Sehingga bagaimana caranya saya ingin konsumen merasa nyaman ketika memilih kambing yang hendak dibeli,” katanya.

Dia merancang tempat pembuangan kotoran sehingga tidak berceceran di sekitar kandang. Caranya dengan membangun rongga-rongga di bawah pijakan kandang kambing. Sehingga ketika kambing mengeluarkan kotoran, langsung masuk ke rongga-rongga itu.

Ada sekitar 400 ekor kambing yang saat ini berada di peternakan milik Slamet. Namun dengan metode itu, pembersihan kandang hanya dilakukan sekali dalam satu bulan. “Kotoran kemudian diambil dan diproses menjadi pupuk alami,” ujarnya.

Tak hanya faktor desain yang unik, bersih, dan nyaman. Slamet mengatakan bahwa pemilihan pakan kambing juga sangat mempengaruhi pertumbuhan kambing dan kesehatan kambing secara keseluruhan.

Menurut dia, selain kandang yang bersih, nyaman serta tidak bau, tentunya kambing juga mesti sehat. “Ini perlu diperhatikan agar konsumen tertarik dan melihat serta dapat memilih sendiri kambing yang akan dibelinya,” imbuhnya. (*/vga)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Warga Gempolsari Masih Krisis Air Bersih, Bupati Sidoarjo Siapkan Bantuan Tangki PDAM

Warga Gempolsari Masih Krisis Air Bersih, Bupati Sidoarjo Siapkan Bantuan Tangki PDAM

Dua dekade setelah semburan lumpur Porong pertama kali muncul pada 29 Mei 2006, sebagian warga yang tinggal di sekitar area terdampak masih merasakan dampaknya hingga kini.

Candi Watutulis Prambon Sidoarjo Ungkap Sendang yang Dipercaya Memiliki Khasiat Pengobatan

Candi Watutulis Prambon Sidoarjo Ungkap Sendang yang Dipercaya Memiliki Khasiat Pengobatan

embongkaran liar yang terjadi di Candi Watutulis pada 1998 justru membuka tabir sejarah yang selama ini tersembunyi di dalam tanah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer