alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Komunitas Filosofi Darjo, Serunya Membatik Masker

Munculkan Bibit Pembatik

Selain dikenal dengan udang dan bandengnya, Sidoarjo juga dikenal dengan batik khasnya. Kolaborasi antarkomunitas pun menggelar pelatihan membatik untuk mengenalkan batik khas Kota Delta.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo

Puluhan pemuda-pemudi tampak berkumpul di House of Pinisi Cafe. Mereka terlihat membentuk kelompok terdiri tiga hingga empat orang. Rupanya, mereka sedang bersiap untuk mengikuti pelatihan membatik di lokasi tersebut.

Pelatihan tersebut digelar oleh Komunitas Filosofi Darjo dan House of Pinisi sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia. Menariknya, pelatihan membatik tersebut mengusung konsep batik masker painting.

“Jadi memang yang kami batik adalah masker. Pelatihan ini dipandu langsung oleh pembatik senior dari batik tulis Wage. Semuanya antusias sekali,” ujar Kihajar Prastiyo Ardi, pembina Filosofi Darjo, Kamis (23/6).

Menurut pria yang kerap disapa Pras itu, pelatihan tersebut merupakan langkah awal belajar membatik dan menjadi perajin batik. Uniknya lagi, pelatihan tersebut juga dihadiri dan diikuti Ketua Dekranasda Sidoarjo, Sa’adah atau Ning Shasa.

Pelatihan itu diharapkan dapat memunculkan generasi pembatik. Sehingga dapat mengembangkan batik desanya masing-masing. Sebab kegiatan semacam itu juga kerap digelar di desa-desa. Ke depan, pelatihan tersebut akan terus berlanjut.

“Kami juga sudah sampaikan ke Ketua Dekranasda Sidoarjo. Kami tetap menggelar pelatihan secara independen tetapi nanti juga akan didukung Dekranasda,” jelasnya. (*/vga)

Munculkan Bibit Pembatik

Selain dikenal dengan udang dan bandengnya, Sidoarjo juga dikenal dengan batik khasnya. Kolaborasi antarkomunitas pun menggelar pelatihan membatik untuk mengenalkan batik khas Kota Delta.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo

Puluhan pemuda-pemudi tampak berkumpul di House of Pinisi Cafe. Mereka terlihat membentuk kelompok terdiri tiga hingga empat orang. Rupanya, mereka sedang bersiap untuk mengikuti pelatihan membatik di lokasi tersebut.

Pelatihan tersebut digelar oleh Komunitas Filosofi Darjo dan House of Pinisi sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia. Menariknya, pelatihan membatik tersebut mengusung konsep batik masker painting.

“Jadi memang yang kami batik adalah masker. Pelatihan ini dipandu langsung oleh pembatik senior dari batik tulis Wage. Semuanya antusias sekali,” ujar Kihajar Prastiyo Ardi, pembina Filosofi Darjo, Kamis (23/6).

Menurut pria yang kerap disapa Pras itu, pelatihan tersebut merupakan langkah awal belajar membatik dan menjadi perajin batik. Uniknya lagi, pelatihan tersebut juga dihadiri dan diikuti Ketua Dekranasda Sidoarjo, Sa’adah atau Ning Shasa.

Pelatihan itu diharapkan dapat memunculkan generasi pembatik. Sehingga dapat mengembangkan batik desanya masing-masing. Sebab kegiatan semacam itu juga kerap digelar di desa-desa. Ke depan, pelatihan tersebut akan terus berlanjut.

“Kami juga sudah sampaikan ke Ketua Dekranasda Sidoarjo. Kami tetap menggelar pelatihan secara independen tetapi nanti juga akan didukung Dekranasda,” jelasnya. (*/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/