Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kreatif, Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin dan Sabun

V
Penulis: Vega Dwi Arista❯
PERHATIAN: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan kunci dan sertifikat kepada ahli waris korban KRI Nanggala.
PERHATIAN: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan kunci dan sertifikat kepada ahli waris korban KRI Nanggala.
Olah Barang Bekas, Kurangi Dampak Buruk

Pemanfaatan barang bekas merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah yang dibuang ke TPA. Salah satunya berkreasi dengan minyak jelantah (mijel) atau minyak bekas pakai. Indah Yulianti mengubah barang yang biasanya dibuang itu menjadi lilin aromaterapi, hingga sabun.

Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo

Indah yang juga merupakan Penyuluh Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo menyebutkan bahwa pengolahan mijel secara masif bisa mengurangi dampak buruk bagi lingkungan. Sebab mijel termasuk cairan B3 atau limbah berbahaya.

Dia menilai, di dalam mijel mengandung senyawa karsinogenik yang dihasilkan karena pemakaian berkali-kali. Jika terus digunakan, itu akan menyebabkan penyakit seperti kanker. ''Nah kalau dibuang sembarangan bisa menyebabkan pencemaran lingkungan,'' katanya.

Karena itu, Indah berupaya mengubah mijel menjadi lilin aroma terapi atau sabun. Kemudian dia menyebarkan hal positif tersebut kepada warga Kota Delta melalui kader lingkungan. Menurutnya, langkah kecil ini bisa berdampak besar bagi kelestarian lingkungan bila dikerjakan dengan kepedulian bersama.

Dia menjelaskan, cara membuat lilin dari mijel terbilang mudah dan bisa dilakukan di tingkat rumah tangga. Pertama, mijel dicampur dengan arang yang dipanaskan. Hal itu dilakukan untuk membersihkan zat buruk yang dihasilkan karena penggorengan.

Setelah itu, hasil mijel dipanaskan dan dicampur dengan bahan lilin seperti parafin.
''Lalu kita bisa mewarnai cairan itu menggunakan irisan crayon,'' ujarnya.

Setelah itu, cairan lilin dituang ke dalam gelas kecil dan dikasih sumbu di bagian tengah. Tidak begitu lama, cairan itu segera mengeras dan jadilah lilin aroma terapi.

Dengan membuat mijel menjadi lilin aroma terapi, dia berharap ibu-ibu bisa mendapat penghasilan ekstra. Sebab lilin aroma terapi jika dijual bisa laku Rp 10 ribu. Selain itu juga bisa menjadi souvenir pernikahan. ''Dan bisa dikreasikan warna serta bentuknya sesuai kreativitas ibu-ibu,'' imbuhnya.

Sementara itu, untuk membuat sabun dari mijel, air direbus terlebih dahulu selama sekitar 15 menit. Setelah itu dimasukkan soda api, diaduk hingga agak dingin. Setelah itu baru dicampurkan mijel ke dalamnya. (*/vga)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Jakarta Barat Kepincut Eco Lindi Kabupaten Sidoarjo

Jakarta Barat Kepincut Eco Lindi Kabupaten Sidoarjo

Teknologi Eco Lindi yang diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk membantu mengatasi bau sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyo, Jabon, menarik perhatian Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot)

Percantik Wajah Sidoarjo, 346 Bunga Bugenvil Menghiasi Flyover Jenggolo 

Percantik Wajah Sidoarjo, 346 Bunga Bugenvil Menghiasi Flyover Jenggolo 

Wajah pusat Kota Delta terus dipercantik. Setelah kawasan Taman Flyover Juanda dihiasi pohon pucuk merah, kini giliran kawasan Flyover Jenggolo yang mendapat sentuhan hijau melalui penanaman ratusan bunga bugenvil.

DLHK Perketat Larangan Pedagang Asongan di Alun-Alun Sidoarjo, Ini Sanksinya

DLHK Perketat Larangan Pedagang Asongan di Alun-Alun Sidoarjo, Ini Sanksinya

Alun-alun Sidoarjo yang diharapkan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang bersih, nyaman, dan ramah keluarga masih dibayangi keberadaan pedagang asongan yang nekat berjualan di area pedestrian hingga zona ramah anak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer